oleh

Di “Endorse” Pelaku UKM, Gubernur Keliling Kenakan Kemeja Jumputan

PALEMBANG – Dua hari terakhir ini, Gubernur Sumsel, Herman Deru, tampil tak seperti biasanya. Jika lumrahnya dia ngantor dan beraktivitas mengenakan PDH atau batik nasional, dua hari kemarin justru mengenakan kemeja lengan pendek berbahan dasar jumputan bernuansa ungu.

Usut punya usut ternyata alasan mantan Bupati OKU Timur itu memakai jumputan karena dirinya punya misi khusus. “Ceritanyo ini endorse (sebuah bentuk dukungan atau rekomendasi yang diberikan seseorang kepada sebuah merek atau produk, oleh publik figur). Aku kan memang sudah komitmen nak ngangkat kearifan lokal jadi mulai duo hari nih kupake terus. Kemaren jugo pake tapi agak beda dikit dengan yang ini,” ungkapnya.

Menurut Herman Deru, saat ini produk hasil kerajinan UKM lokal sudah sangat banyak dan tak kalah keren dengan produk buatan luar. Terutama produk kain dan pakaian jadi seperti yang dipakainya.

“Jadi dak perlu nak pake yang luar negeri terus. Kalo punyo kito ado yang bagus kito pakai,” tambahnya.

Selain memang suka dengan bahannya yang adem dan motifnya yang menarik, dia mengaku sengaja memakai ini untuk menyemangati para pelaku UKM. Artinya produk mereka diminati semua kalangan tak terkecuali pejabat hingga Gubernur.

“Bukan setiap hari, jadi ado momentnyo aku pakai. Kebetulan kan beberapa hari ini kito sibuk Dekranasda. Nah aku pakai ini untuk menyemangati UKM jugo,” jelas Deru.

Hal-hal berbentuk dukungan seperti ini lanjut HD penting dilakukan oleh pemerintah agar pelaku makin semangat memproduksi kerajinan. Bila perlu pemerintah ikut memberikan bantuan pendanaan agar para UKM ini cepat berkembang.

“Nanti kalau usaha mereka sudah besak baru kito ajak biar mereka sadar memberi kontribusi ke daerah,” jelasnya lagi.

Sebenarnya tak hanya kemeja jumputan, pada berbagai kesempatan Gubernur Sumsel juga kerap mengendorse batik-batik khas kabupaten/kota se-Sumsel, diantaranya batik Kabupaten Muaraenim, batik Kabupaten PALI dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kemeja jumputan itu juga ia kenakan saat membuka rapat koordinasi FKUB se-Sumsel serta menghadiri peresmian Kuil Kong Miao di JSC hingga menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Kertapati.

Sebelumnya untuk lebih mempopulerkan usaha maupun produk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ada di Sumsel, Herman Deru didampingi oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru membuka secara resmi Dekranasda Craft Creativity Competition dan Temu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2019 di Gedung Serbaguna Dekranasda Jakabaring, Rabu (10/7).

Kegiatan yang diisi dengan menampilkan stand-stand pameran industri kreatif dan kerajinan, baik itu bahan tekstil, logam, kayu, daur ulang, sumber daya alam ini dipercaya Gubernur Sumsel dapat menjadi stimulan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, dan kredibilitas para pelaku UMKM.(ety)

Komentar

Berita Lainnya