oleh

Di Hadapan Polisi, Pelaku Curanmor : Pekerjaan Saya Maling

SUMEKS.CO – Tersangka Yaya Safitra (20), warga Ulak Bandung, Kecamatan Tanah Mas, Kabupaten Muara Enin, diamankan dan dibawa ke Mapolsek IB I, Palembang, usai gagal membawa kabur sepeda motor yang diincarnya, Senin (22/2/2021).

Di hadapan polisi, tersangka mengaku pekerjaan atau profesinya sebagai maling.

“Pekerjaan saya maling. Maling besi, maling ayam terakhir mau maling motor,” kata tersangka Yaya di hadapan Kapolsek IB I, Palembang Kompol Deni Triana SIK.

Sontak, kalimat yang dilontarkan oleh tersangka ini membuat awak media tertawa. Polisi kemudian membawa tersangka masuk untuk langsung memeriksa urine-nya. “Saya sudah enggak makai (narkoba), maksudnya sudah lama enggak,” ujarnya.

Dia mengaku, saat gagal mencuri motor milik korban sebelumnya tidak ada niat dari hati.

“Ceritanya nggak sadis juga lah. Motornya saya dorong ke belakang dan saya ketahuan sama korban langsung diteriaki maling sama korban,” katanya.

blank
Tersangka Yaya di hadapan polisi. Foto : edho/sumeks.co

Rencananya sepeda motor tersebut akan dijual untuk membeli sabu. “Saya dari Muara Enim ke Palembang memang sengaja. Tidak ada keluarga, dan tidak ada tempat tinggal. Tinggal dimana saja, saya datang ke Palembang berburu,” ungkapnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang percobaan pencurian sepeda motor, di bawah 5 tahun kurungan.

Seperti diketahui, Yaya Safitra (20), warga Jl Ulak Bandung, Kecamatan Tanah Mas, Kabupaten Muara Enin, Senin (22/2/2021) pagi diamuk warga setelah gagal membawa kabur sepeda motor milik korbannya.

Saat kejadian motor korban Evi Susanti (33), Honda Beat nopol BG 6046 ABW warna biru diparkir di depan Klinik Dokter Bersama di Jl Macan Lindungan, Kecamatn IB I, Palembang.

Tersangka masuk pura-pura menumpang mandi. Namun oleh korban langsung mengusirnya. Korban kemudian keluar dan langsung mendorong motor korban yang diparkir. Spontan korban berteriak dan warga langsung mengejar tersangka Yaya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya