oleh

Di tengah Sidang Keramik DPRD Copot

MURATARA – Jalanya rapat paripurna laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), Bupati Muratara, diwarnai suara gemuruh dari luar ruangan. Pasalnya, dinding keramik di samping ruang gedung Paripurna, mendadak jatuh dan nyaris menimpa seorang warga yang melintas.

Pelaksanaan rapat paripurna itu dilaksanakan Senin (27/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya berlangsung tertib, namun ketika pertengahan sidang. Peserta rapat dikejutkan dengan suara gemuruh dari luar ruangan. Sejumlah pegawai dilingkungan sektariat DPRD Mutara, sempat mendatangi lokasi itu dan menanyakan ke sejumlah warga mengenai bunyi itu.

“Itu bunyi apa, di dalam lagi rapat, keramiknya kenapa jatuh. Itu rusak sendiri atau sengaja di rusak,” ungkap Ali petugas sektariat DPRD Muratara yang menanyai.

Sontak saja, pertanyaan beruntun itu langsung di timpali warga yang melintas seara langsung. Apri warga yang sempat di tanyai petugas menuturkan, saat dia hendak lewat. Tiba tiba keramik dinding itu mendadak berjatuhan dan nyaris mengenai kakinya. Dia mengaku sempat kaget, karena banyak keramik dinding di kantor DPRD Muratara yang sudah copot.

“Ini mungkin pembangunaanya kurang bahan. Di pegang tidak, keramik berjatuhan. Ini dikerjakan asal asalan,” timpalnya. Dia meminta petugas itu melihat kondisi yamg terjadi, karena sepanjang jalan itu yang awalnya dipenuhi kerami kini keropos dan berlubang.

Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Muratara seperti Amri Sudarsono dan anggota DPRD lainnya yang sempat melihat kondisi keramik berjatuhan itu, saat ditanyai enggan memberikan konfirmasi. Dia mengatakan silakan kejadian itu di konfirmasi langsung ke sejumlah rekannya di DPRD saja. “Saya tidak mau menanggapinya, mungkin langsung saja ke teman teman DPRD yang lain,” ujarnya singkat.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya