oleh

Diback Up KPU Sumsel, Eftiyani CS akan Koordinasi KPU RI

PALEMBANG – KPU Kota Palembang menggelar konferensi pers pada Minggu (16/6) untuk menjawab penetapan tersangka oleh Polresta Palembang. Seluruh komisioner hadir didampingi komisioner dari KPU Sumsel yang ikut diperiksa sebagai saksi oleh Polresta Palembang.

“Kami jadi saksi meringankan bagi rekan-rekan KPU Kota Palembang. Karena menurut kami pelaporan (oleh Bawaslu Palembang) ini tidak memahami alur. Harus dilaporkan dulu ke DKPP. Kalau ditemukan pidana baru direkomendasikan untuk dilanjutkan ke proses hkum,”kata Komisioner KPU Sumsel Bidang Hukum dan Pengawasan, Hepriyadi.

Apalagi menurutnya dalam proses Pemilu, KPU dan Bawaslu seharusnya bersama-sama menjalankan proses ini. Namun dari kasus ini, yang terjadi adalah Bawaslu bertindak hanya sebagai pengawas, tidak dalam bentuk pencegahan yang seharusnya dilakukan.

Lima Komisioner KPU Kota Palembang yang dikenakan status tersangka yakni Yetty Oktarina, Syafarudin Adam, Abdul Malik, Alex Barzili hingga Ketua Eftiyani. Tidak pernah merasa menghilangkan hak pilih warga Negara seperti yang dituduhkan.

Hepriyadi bahkan mengatakan, Komisioner KPU Palembang sudah bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Oleh sebab itu, menyikapi kasus ini, KPU Palembang akan berangkat ke Jakarta pada Senin (17/6) untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan KPU RI.

“Kami berlima akan berangkat ke Jakarta, besok. Akan kami koordinasikan dengan KPU RI,”ujar Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani.  (aja)

Komentar

Berita Lainnya