oleh

Dicari Tiga Hari, Tukang Ojek Ditemukan Ayahnya di Sumur

PRABUMULIH – Warga Jalan Alipatan Gang Melati Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di dalam sumur, Jumat (15/5/2020) sekira pukul 04.30 WIB.

Belakangan, diketahui jasad itu adalah Budi Ari Wibowo (34) yang merupakan warga setempat. Belum diketahui penyebab kematian tukang ojek itu.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, keluarga menduga korban sengaja bunuh diri dengan cara masuk ke dalam sumur lantaran mengalami depresi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan Kartono (61) dan isterinya Ponirah (53) orang tua korban, sekira pukul 04.30 WIB subuh.

Saat itu, Kartono baru selesai makan sahur dan pergi ke sumur yang ada di belakang rumahnya untuk mencuci panci. Setibanya di dekat sumur, Kartono mencium bau busuk yang menyengat dari dalam sumur.

Karena penasaran, dia lalu melihat ke dalam sumur tersebut. Betapa terkejutnya dia, ketika melihat sesosok mayat mirip dengan anaknya Budi Ari Wibowo yang sudah tiga hari tidak terlihat.

Kartono lalu memberitahukan hal tersebut kepada tetangga dan melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak lama berselang, anggota Polsek Prabumulih Barat tiba di lokasi.

Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi oleh aparat kepolisian dibantu kerabat dan tetangga korban.
Setelah memastikan jasad tersebut benar anaknya, keluarga meminta kepada pihak kepolisian agar jasad korban tidak dibawa ke rumah sakit.

Pihak keluarga meyakini jika korban bunuh diri, lantaran selama ini anaknya tersebut mengalami depresi.

Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mursal Mahdi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan membenarkan penemuan mayat di dalam sumur tersebut. “Ya, ada penemuan mayat dan kita sudah ke lokasi untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” sebutnya.

Menurut orang tua korban, sambungnya. Korban mengalami depresi dan terakhir kali terlihat pada Rabu (13/5) lalu. “Terhadap jasad korban sudah kita visum, namun pihak keluarga meminta agar jasadnya tidak di visum,” tukasnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya