oleh

Diciduk karena Hina Agama Islam, Alasan Pemuda Ini Kesal Lantaran Cintanya Ditolak

SERGAI – Pemuda 23 tahun, ID alias Acong, warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdangbedagai (Sergai) Sumatera Utara (Sumut) harus mempertanggungjawabkan tulisan demi tulisan kasarnya di media sosial dengan menghina Islam.

Dia akhirnya diciduk Polres Serdangbedagai (Sergai) dan resmi dijadikan tersangka. Ini setelah kepolisian berhasil menguak siapa di balik pemilik akun Sun Ko Gong, yang postingannya meresahkan masyarakat.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang menjelaskan tersangka dikenakan Pasal 28 ayat (2) UU RI no 17 tahun 2016 dan pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 11 tahun 2016 tentang ITE subsider pasal 156 huruf a KUHPidana tentang penistaan agama. “Ancaman penjara lima sampai enam tahun penjajara,” ujar Robin di Mapolres Sergai, Minggu (21/2/2021) yang disaksikan beberapa tokoh agama.

Dijelaskan Robin, dari interogasi terhadap tersangka diketahui motif sementara yaitu lantaran sakit hati cintanya ditolak oleh seorang perempuan beragama Islam.

“Motifnya masalah asmara. Tersangka cintanya ditolak oleh perempuan yang berbeda agama. Tetapi justru perempuan tersebut memilih teman dekatnya yang seagama,” ungkapnya.

Karena itu, tersangka membuat postingan yang menista agama lain. “Saat ini tersangka telah ditahan dan kita imbau masyarakat terkait kasus ini untuk menyerahkan proses secara hukum,” tegasnya.

Dia mengimbau, masyarakat tidak terprovokasi dan bisa menahan diri. “Terkait hal ini, masyarakat jangan terprovokasi. Dan untuk menahan diri dari tindakan yang merugikan semua pihak. Serahkan semuanya ke proses hukum,” imbau Robin.

Sebelumnya, pemilik akun Sun Go Kong menyoal meninggalnya Syekh Ali Jaber yang ramai dikabarkan di media sosial. Dia kemudian menuliskan kalimat kasar tentang sang ulama pada 14 Januari 2021. Lalu dua postingan selanjutnya, dia menghina agama dan umat Islam. (*/nin/pojoksumut)

Komentar

Berita Lainnya