oleh

Diduga Depresi Karena Bercerai, Siswanto Ditemukan Tewas Gantung Diri

-Hukum-298 views

PALEMBANG –  Diduga depresi karena perceraian , Siswanto (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Mayat Siswanto pertama kali ditemukan kakak perempuannya saat akan membersihkan rumah, Jumat (9/8) sekitar pukul 07.00 Wib.

Informasi yang dihimpun , sebelum ditemukan tewas tergantung di kamar mandi , kakak perempuan korban yakni Yayuk Agustina Sari (38) datang ke rumah korban yang rencananya akan membersihkan rumah tersebut. Karena rumah tersebut terkunci dari dalam , Yayuk pun membuka pintu rumah tersebut dengan kunci cadangan.
Saat pintu rumah dibuka, keadaan dalam rumah gelap namun kamar mandi lampunya tetap menyala. Yayuk pun pergi ke kamar mandi dan dilihat adiknya sudah tergantung menggunakan kain seprei. Yayuk pun berteriak minta tolong hingga membuat warga jalan Lettu Karim Kadir , Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Heboh.
” Iya benar ada laporan , warga gantung diri . Saat diperiksa tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolsek Gandus , AKP Aidil Fitri .
Dikatakan Aidil , malam hari sebelum ditemukan tewas korban sempat pulang ke rumah kakak perempuannya tersebut dan meminta kunci rumah. ” Sekitar pukul 22.00 Wib, korban pulang minta kunci dan sampai pagi tidak keluar rumah bahkan saatvakan dibersihkan , pintu terkunci dari dalam,” ujar Aidil.
Lalu , saksi pun melihat kamar mandi rumah korban menyala saat diperiksa  ternyata korban sudah gantung diri di dalam kamar mandi. ” Menurut keluarga korban , korban ini nekat gantung diri karena depresi setelah cerai dengan istrinya. Sudah tiga bulan cerai dan merasa tertekan ,” ungkapnya.
Masih dikatakan Aidil , saat anggota ingin membawa korban ke RS Bhayangkara untuk di visum ,keluaraha korban menolak. ” Tidak mau di visum dan keluarga juga sudah membuat surat pernyataan,” pungkasnya.
Terpisah , di hari yang sama sekitar pukul 06.30 Wib ditemukan jasad laki – laki yang tidak diketahui identitasnya (Mr X-red) di jalan Lingkaran Alternatif , Kelurahan Kepandaian Baru , Kecamatan IT I, tergantung di rumah kosong.
” Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh ojek online , kemudian di laporkan ke Ketua RT ke Polsek IT I,” kata Kapolsek IT Kompol Edi Rahmat.

Menurut Edi , saat di identifikasi mayat tersebut tergantung menggunakan Tali Rafia yang dikaitkan dengan kayu sento atap rumah dengan posisi kaki masih menggantung dan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan.
” Tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan , diduga mayat tersebut gelandangan , warga setempat juga tidak mengetahui identitas korban dan saat ini jasad korban berada di RS Bhayangkara,” pungkasnya. (wly)

Komentar

Berita Lainnya