oleh

Diduga jadi Korban Penculikan Akibat Bisnis Jual Beli Mobil

-Hukum-273 views

SUMEKS.CO – Hingga saat ini, tim penyidik Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel masih terus melakukan pencarian terhadap Apriyanita (50), yang dilaporkan menghilang sejak Rabu (9/10) sekitar pukul 19.00 WIB lalu. Termasuk memeriksa sejumlah saksi yang terakhir melihat dan mengetahui keberadaan korban.

Diduga Apriyanita menjadi korban penculikan dalam bisnis jual kendaraan roda empat. Sebelum dilaporkan menghilang, korban sempat menghubungi saudara perempuannya berinisial Fe.

Menurut Fe, di balik telpon korban sempat meminta dirinya untuk menunggu karena ada yang ingin dibicarakan. “Tunggu sebentar, ado yang nak aku omongi samo kau,” terang Fe menirukan pembicaraan korban saat memberikan keterangan kepada tim penyidik.

Saat itu, Fe menambahkan korban ingin menemui Lurah karena ingin meminta tanda tangan. “Setelah itu dia (korban) tidak bisa dihubungi lagi,” tandasnya.

Pihak keluarga terus melakukan pencarian keberadaan korban dan mencari keterangan dari saksi-saksi yang terakhir melihat keberadaan korban. Ada saksi yang melihat korban menumpang mobil Toyota Innova warna hitam bersama seorang laki-laki yang diduga berinisial Yd.

Menurut saksi lagi, Yd sempat turun dari mobil dan meminta korban untuk menunggu karena ada yang ketinggalan. Korban sempat masuk ke rumah, sementara mobil tadi berputar-putar di sekitar rumah korban.

Malah ditambahkan Fe, ia juga sempat memperoleh informasi sebelum kejadian, 26 Agustus 2019 lalu, dari rekening bank Mandiri milik korban ada bukti transfer uang sebesar Rp145 juta ke rekening bank Mandiri atas nama Ytr dengan laporan transaksi mobil.

Diduga kuat korban dalam penguasaan seseorang dan hingga saat ini korban belum bisa ditemukan. Informasinya lagi, korban sempat menggadaikan SK pegawainya untuk mendapatkan uang Rp200 juta untuk usaha jual beli mobil dan sempat mendapat keuntungan sebesar Rp 80 juta.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alfiani mengungkapkan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Sabar saja, untuk ini masih menyelidiki kasus tersebut ,” terang Yustan kepada awak media singkat.(dho)

Komentar

Berita Lainnya