oleh

Diduga Keluyuran, Delapan Pelajar Terjaring Razia

LUBUKLINGGAU – Satuan Sabhara Polres Lubuklinggau bersama Satpol PP.Selasa pagi (29/1) sekitar pukul 09.00 WIB melaksanakan razia gabungan dengan menertibkan pelajar yang keluyuran di jam sekolah.

Sedikitnya delapan pelajar yang terjaring dalam razia tersebut. Terdiri dari dua pelajar SMA, tiga pelajar SMK dan tiga pelajar SMP. Selanjutnya mereka digiring kedalam mobil truk Pol PP. Untuk kemudian diamankan di Mapolres Lubuklinggau sekaligus didata.

“Penertiban ini tindaklanjut dari pertemuan forum grup diskusi (FGD) di Polres Lubuklinggau beberapa hari lalu. Mengenai adanya pelajar keluyuran dijam sekolah,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Sabhara, AKP Ali Rahman.

Dalam penertiban tersebut, tim gabungan bergerak dimulai kewilayah Kelurahan Lubuk Aman. Disini diamankan anak sekolah tengah berada diwarnet vivi.net. Dan pelajar itu langsung diamankan oleh Sat Sabhara dan anggota Satpol PP.

Kemudian tim bergerak dan melaksanakan patroli diwilayah Kelurahan Kayu Ara. Tim kembali mengamankan pelajar yang diduga bolos sekolah dijam pelajaran. Dan pelajar tersebut langsung diamankan serta didata.

Patroli berlanjut di Jl Soekarno Hatta dan mengamankan siswa yang berada di warung pada saat jam pelajaran sedang berlangsung. Siswa tersebut diamankan oleh anggota Satpol PP  dan Sat Sabhara.

“Jumlah seluruh delapan orang,” bebernya.

Pelajar yang diamankan selanjutnya akan dipanggil kepala sekolah mereka masing-masing. Termasuk memanggil orang tua mereka. Mereka yang terjaring razia membuat surat pernyataan agar tidak lagi melakukan perbuatan meninggalkan jam pelajaran.

Sementara itu MF, salah seorang pelajar kelas 3 SMA yang terjaring dalam razia. Mengaku dia dengan temannya hendak ikut simulasi. “Kami nak simulasi nunggu kawan, ado razia. Nunggu didepan sekolah jam sembilan,” pungkasnya.(Wek)

Komentar

Berita Lainnya