oleh

Dihadiri Menteri Desa PDTT, Ribuan Kader NU Padati Ponpes Assyiddiqiyah 

SUMEKS.CO – Melalui tema “Aktualisasi Nilai-Nilai NU Sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat) Menuju Satu Abad”, ribuan kader NU hadiri pembukaan Konferensi Wilayah ke-22 Nadlatul Ulama (NU) Sumatera Selatan di Ponpes Asyiddiqiyah, desa Lubuk Seberuk Lempuing OKI Sabtu (18/01/2019).

Agenda pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) hari ini berjalan lancar. “Alhamdulillah dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel dan dihadiri Menteri Desa PDTT Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd serta KH Abdul Manan, pengurus PBNU pusat mewakili KH. Aqil Sirodj yang berhalangan hadir, ” ujar Ketua Panita Konferwil, Alfiantoni, S.Ag Msi.

Ketua panitia Konferwil NU Alfiantoni didampingi pimpinan Ponpes Assyidiqqiyah KH.Anwar Asyidiq saat diwawancara media.

Momen konferwil ini juga diikuti semua pengurus Cabang NU se-Sumsel, dengan agenda memilih Ketua PWNU secara aklamasi dan mengedepankan musyawarah bersama.

Dan untuk puncak acara pemilihannya akan berlangsung hari ini, Minggu, 19 Januari 2020. “Kita harapkan besok (hari ini, red) sudah bisa kita dapatkan hasilnya, yaitu ketua terpilih,” harapnya.

Sembilan nama kandidat ketua PWNU Sumsel yang bertarung, yaitu: Dr. KH. Ahmad Mansyur, KH. Syamsudin, Hernoe Roesprijajdi, KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir),Dr. KH. Rosidin Hasan, KH. Muarif Kyai Heri Candra, Gus Syarif Mudarris, dan Kyai Dr. Badarudin,” urai Alfiantoni yang juga Ketua ISMI Sumsel ini.

Sementara itu, Menteri Desa PDTT RI Drs. Abdul Halim Iskandar,M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kader NU lahir dari desa dan tumbuh di lingkungan pesantren.

“Jadi kalau ditarik dari konsep pedesaan, sebenarnya NU bisa tumbuh besar diawali dari desa, untuk itu mari kita coba berpolitik dimulai dari lingkungan desa sepeeti pemerintah desa kalau bisa dipegang oleh kader NU,” cetusnya.

“Maka kedepan, kita bisa lahirkan pemimpin orang NU,  karena NU adalah bagian dari Indonesia dan Indonesia adalah NU,” katanya.

Gubernur Sumatera Selatan saat membuka acara konferwil mengatakan, konferwil ke-22 ini menjadi kemeriahan bagi NU dan terlihat sudah menjadi organisasi yang lebih dewasa di Sumsel, dan terlihat lebih mampu dan bisa membawa jamaah untuk lebih baik.

“Saya juga berpesan kepada semua anggota PWNU agar dalam memilih calon ketua nanti, pandanglah dengan basiroh (mata hati) jangan dengan isyarat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini, KH. Anwar Asyidiq, pimpinan Ponpes Assiddiqiyah, Bupati OKI, Iskanda SE, Ketua DPW PKB Sumsel, H.Ramlan Holdan, anggota DPR RI Dapil Sumsel 2, Bertu Merlas, H. Amri Siregar, anggota DPRD Propinsi Sumsel, Nasrul Halim, dan segenap organisasi pemuda dari sayap NU se-Sumsel. (adv/nur)

Komentar

Berita Lainnya