oleh

Dihukum Strap Sel, Tidak Boleh Dijenguk Hingga Bebas

LAHAT – Sanksi tegas bagi para narapidana yang baru bebas dan mendapat program asimilasi lantaran dampak covid19 ini. Yakni strap sel, berupa tidak ada kunjunhan hingga bebas.

“Sebelum mereka dibebaskan telah kita berikan nasehat dan pemberian tahuan. Jangan menyia- nyiakan program dan dijaga betul kepercayaan pemerintah. Bila kembali berbuat kejahatan setelah dibebaskan akan kita beri sanksi strap sel,” tegas Kalapas Lahat kelas II Lahat, Maliki SH MH, Senin (13/4).

Dijelaskannya bahwa hingga tanggal 1 April- 7 April ada 102 napi bebas dari program asimilasi. Sementara dari tanggal 7 April hinggga 13 April belum ada penambahan. Napi yang mendapat program ialah napi umum dan kasus narkoba dangan pidana dibawah 5 tahun. “Untuk saat ini jumlahnya ada 102 belum ada penambahan, jumlahnya akan terus bertambah hingga tanggal 31 Desember mendatang,” bebernya.

Dijelaskannya, bahwa syarat pemberian asimilasi ini yaitu napi sudah menjalani setengah masa pidana pada tanggal 1 April dan dua per tiga masa hukumannya pada 31 Desember 2020.

Sementara untuk napi teroris, bandar narkoba pidana lebih dari 5 tahun, dan koruptor tidak ada program asimilasi sesuai PP 99/2012.

Selanjutnya untuj jumlah tahanan hingga Senin (13/4), total 380 warga binaan. Dengan rincian 241 narapidana dan 139 masa tahanan.(gti)

Komentar

Berita Lainnya