oleh

Dijamin Murni Tes CPNS

Banyuasin – Bupati Banyuasin H Askolani SH MH menjamin pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bumi Sedulang Setudung yang bakal digelar Sabtu (8/2) hingga Minggu (9/2) mendatang, di Gedung golden Sriwijaya Palembang, murni tanpa rekayasa.

“Kami jamin pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Banyuasin murni tanpa rekayasa atau ada permainan uang atau beking. Ini dilakukan guna mendapatkan aparatur sipil negara yang benar-benar berkualitas dan bermutu untuk perubahan negeri ini,” ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono SH, Sekda Dr HM Senen Har dan Kepala BKPSDM Banyuasin Hazairin Zaini SH.

Ia mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang mengikuti tes agar tidak percaya terhadap oknum tertentu atau calo yang mangaku bisa meluluskan peserta. Dia menyarankan agar peserta tes belajar dan berdoa agar keinginan tercapai.

“Calo itu hanya menipu dan jangan dipercaya. Lebih baik peserta ikut tes dan percaya dengan kamampuan sendiri. Paling terpenting banyak belajar dan berdoa semoga keinginan untuk menjadi abdi negara tercapai,” harapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini mengingatkan agar para peserta yang mengikuti tes agar tidak datang terlambat dan tidak membawa kendaraan pribadi.

“Satu jam sebelum tes harus sudah hadir. Kami ingatkan juga agar peserta tidak membawa kendaraan pribadi, sebab lahan parkir lokasi tes di Gedung Golden Sriwijaya Palembang terbatas dan untuk menghindari kemacetan. Sebaiknya naik taksi atau angkutan umum, “himbaunya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Banyuasin Hazairin Zaini SH mengatakan peserta yang mengikuti tes seleksi sebanyak 3.928 orang yang memperebutkan 252 formasi yang disediakan Menpan RB, terdiri dari 198 Tenaga Pendidik, 6 Tenaga Kesehatan dan 48 Tenaga Teknis.

“Diantara jumlah yang ikut tes terdapat peserta P1/TL (peserta yang lulus passing grade dan termasuk 3 besar, namun tidak lulus seleksi kompetensi bidang pada tahun 2018, yang bersangkutan dapat memilih ikut atau tidak tes SKD, terdapat 11 peserta dan yang tidak ikut tes 5 orang. Jadi peserta yang ikut tes SKD sebanyak 3.923 orang,” ujarnya.

Dijelaskan Hazairin, seleksi SKD menggunakan sistem cat (Sistem asissted tes) Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan metode pembiayaan cost sharing dengan kabupaten kota lain yaitu Kota Palembang, Banyuasin, OKUT, OKUS, Empat Lawang, Ogan Ilir dan OKI.

“Banyuasin dapat giliran pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 8 dan 9 September 2020. Sabtu sebanyak 2 sesi yakni sesi ke-4 jam 14.30-jam 16.00 Wib jumlah Sebanyak 333 peserta. Sesi ke-5 jam 16.30 – jam 18.00 WIB jumlah Sebanyak 600 peserta, jadi tes hari Sabtu sebanyak 933 peserta,” ujarnya.

Sementara hari Minggu, sesi ke-1 jam 08. 30 sampai jam 09.30 Wib sebanyak 600 peserta, sesi kedua jam 10. 00 sampai jam 11.00 wib sebanyak 600 peserta, sesi ke-3 12.30 sampai 14.00 Wib sebanyak 600 peserta.

Selain itu, untuk Sesi ke-4 jam 14. 30 sampai jam 16.00 WIB sebanyak 600 peserta. Sesi ke-5 jam 6.30 sampai jam 18.00 WIB sebanyak 590 peserta. Jadi jumlah peserta tes hari Minggu sebanyak 2.990 peserta.

“Untuk memfasilitasi peserta seleksi tersebut pihak panitia pelaksana BKN regional VII Palembang dan penyedia jasa serta 7 kabupaten/kota yang tergabung dalam cost sharring menyiapkan 600 PC personal computer yang setiap 200 PC terkoneksi pada 1 server artinya untuk 600 PC tersebut menggunakan 3 server yang terkoneksi ke server BKN pusat.

“Adapun tempat pelaksanaan ujian SKD di Gedung golden Sriwijaya Palembang Jalan gubernur H.A Bastari nomor 100 silaberanti Jakabaring Palembang. Untuk mengetahui nama dan sesi dapat di buka pada web http:// bkpsdm.banyuasinkab.go.id,” pungkasnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya