oleh

Dikira Kuburan Betulan, Ternyata Replika

Muba – Beberapa hari terakhir pengendara yang melintas di Jalintim Palembang-Jambi tepatnya di Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba dibuat geger. Itu setelah munculnya sejumlah gundukan mirip kuburan di tepi jalan utama pulau sumatera tersebut.

Sempat heboh di medsos, ternyaga gundukan itu hanya replika yang sengaja dipasang agar masyarakat tidak membuang sampah disana lagi. “Kami beserta anggota berinsiatif untuk bikin gundukan menyerupai kuburan berikut patoknya.

Tujuannya agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ditempat itu. Sudah berulangkali kita pasang spanduk himbauan tapi hilang dan tetap saja warga membuang sampah ditempat itu,” jelas Direktur Bank Sampah Berkah Karya, Desa Sukamaju, Muhammad Sudibyo.

Sudibyo menjelaskan banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam mengelola sampah salah satunya dengan menabungkan sampahnya melalui Bank Sampah Berkah Karya.

“Kita sudah siapkan solusi kepada masyarakat, yang miliki sampah silahkan di tabung di Bank Sampah tidak dibuang sembarangan, selain merugikan orang lain juga cemari lingkungan dan ganggu pandangan,” Imbuh Sudibyo.

Kades Sukamaju Ayatullah Komayni, A.Md menerangkan memang ada dari pengurus Bank Sampah Berkah Karya mengkonfirmasi akan lakukan himbauan kepada warga melalui cara unik yakni dengan mendirikan beberapa gundukan.

“Benar tadi pengurus Bank Sampah Berkah Karya konfirmasi akan bikin Gundukan di lokasi tempat yang sering dijadikan pembuangan sampah yaitu di Sekitar Dusun IV dekat rumah makan. Jumlahnya ada enam berbaris dipinggir jalan” ujarnya.

Dia meminta warga tidak perlu takut, karena hanya simbol untuk menyadarkan tidak buang sampah sembarang. “Hanya saja spanduk nya belum jadi rencana mau di pasang dekat gundukan tanah tersebut,” katanya.

Pihaknya juga beberapa waktu lalu telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait Sampah. Dimana mengusulkan untuk penjemputan sampah sampai Desa Sukamaju. Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) kata dia berada di Kecamatan Lais, sehingga butuh waktu untuk membawa sampah-sampah tersebut.

“Maka dari itu kami berinsiatif untuk mendirikan Bank Sampah Berkah Karya tujuannya mengurangi pencemaran lingkungan dan mengedukasi masyarakat menabung sampah,” pungkasnya. (Kur)

 

Komentar

Berita Lainnya