oleh

Dikira Teman Kancil, Riswanto Tewas Tertembak

MUARA ENIM – Aktitivas berburu hewan kancil yang dilakukan Riswanto malah berujung peristiwa berdarah. Pasalnya, warga Dusun V Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim ini tewas mengenaskan setelah tertembak peluru senapan.

Nahasnya, Riswanto tewas setelah tertembak secara tak sengaja oleh rekan berburunya, Sabirin (42). Pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban Riswanto dan Sabirin bersama dua rekannya Ahmad Tohari, Ardiansyah berburu di daerah Talang Tarikan Desa Tanjung Agung, sesampai dilokasi mereka berpencar menjadi 2 kelompok yaitu Sabirin bersama Riswanto dan Ahmad Tohari bersama Ardiansah, Rabu (26/8) malam.

Mereka berpencar di empat tempat agar perburuan dapat membuahkan hasil. Pelaku melihat mata yang menyerupai kancil dengan jarak sekitar 20 meter lalu membidikkan senjatanya. Begitu tembakan dilepaskan, terdengar suara kesakitan.

Pelaku dan dua temannya mendatangi sumber suara untuk mengetahui apa yang terjadi. Pelaku panik tak kuasa hingga pingsan setelah melihat temannya sudah tewas bersimbah darah dengan luka tembak di leher kirinya.

Korban dan pelaku dievakuasi ke rumah masing-masing. Pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi setelah sadar. Sementara korban dimakamkan tanpa dilakukan visum maupun autopsi karena keluarga menolak.

Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manalu mengungkapkan, tersangka dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman lima tahun penjara. Barang bukti disita sepucuk senjata api rakitan laras panjang. “Tersangka menyerahkan diri, dia menembak temannya tanpa sengaja.

Tersangka mengira kancil ternyata temannya sendiri,” ungkap Faisal, Jumat (28/8).

Dari keterangan tersangka dan saksi, mereka sudah biasa berburu di hutan tersebut dengan senapan angin. Mereka berburu pada malam hari menggunakan senter sebagai alat penerangan. “Saksi dan tersangka masih kita periksa. Untuk sementara motifnya salah sasaran,” jelasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya