oleh

Dilarang Jalan Bareng Istri, Menantu Pukuli Mertua

SUMEKS.CO – Luis Pasak Santana dihukum lima bulan penjara. Majelis hakim menyatakan pria 20 tahun itu terbukti menganiaya mertuanya, Dul Hadi. Luis dinyatakan bersalah melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan.

”Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan,” ujar ketua majelis hakim Gunawan Tri Budiono dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (19/11).

Pertimbangan yang memberatkan, perbuatan terdakwa dianggap sudah merugikan Dul Hadi. Sementara itu, pertimbangan yang meringankan, usia terdakwa masih muda dan diharapkan dapat memperbaiki perilakunya. Dia juga bersikap sopan selama persidangan. ”Terdakwa sudah mengakui serta menyesali perbuatannya,” tambah majelis hakim.

Penganiayaan itu terjadi pada 25 Juli pukul 22.00. Jaksa penuntut umum Samsu J. Effendi dalam dakwaannya menyatakan, terdakwa Luis yang bekerja di luar kota ketika itu datang ke rumah Dul Hadi di Gunung Anyar. Niatnya menjemput istrinya, Siti Nurhaliza untuk diajak jalan-jalan. ”Namun, tidak diperbolehkan oleh saksi korban (Dul Hadi, Red),” kata jaksa Samsu.

Luis tidak menghiraukan mertuanya. Dia tetap mengajak Siti ngobrol. Dul menyela obrolan tersebut. Terdakwa berkata kasar kepada mertuanya itu. Dul Hadi marah. Menantu dengan mertua tersebut terlibat cekcok. ”Selanjutnya, terdakwa memukul saksi korban dengan menggunakan kepalan tangan kanannya yang mengenai pelipis sebanyak satu kali,” tambahnya.

Siti melerai keributan antara suami dan ayahnya. Luis menantang Dul Hadi untuk berkelahi di luar. Keributan itu didengar warga yang datang untuk melerai. Saat dilerai, Luis kembali memukul pelipis mertuanya dan menendang wajahnya. (gas/c13/eko/jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya