oleh

Dilema Pemain Sriwijaya FC, Terpaksa Daftarkan Gugatan

PALEMBANG – Kasus penunggakan gaji Sriwijaya FC resmi dilaporkan ke PN Palembang, Kamis (25/4) pagi. Didampingi perwakilan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Rangga Pratama dan Beri Rahmada datang mewakili 28 pemain yang gaji dan down payment mereka tertunggak.

Empat pihak yang digugat dengan nominal sekitar Rp2,9 Miliar, adalah PT SOM, PT LIB, PSSI dan BOPI. “Pemain sudah bicara dengan manajemen, sampai mereka lapor ke APPI dan kami lakukan pendampingan untuk masalah ini,”kata Kuasa Hukum APPI, Agus Riza Hufaida SH.

Namun justru Sriwijaya FC merekrut pemain baru untuk musim ini, dengan mengesampingkan pembayaran tunggakan. Padahal sebelumnya, para pemain yang gaji dan DP nya tertunggak ini meminta hak mereka lebih dulu dipenuhi.

“Kami sudah buat konfirmasi, lalu melayangkan tiga kali somasi sebelum langkah ini kemudian ditempuh,”tambah Rizal.

Ini jelas membuat para pemain kecewa. Seperti yang diungkapkan oleh Beri Rahmada. Sebagai pemain lokal, pelaporan ini menjadi pilihan sulit bagi dirinya. Sudah jadi cita-citanya sejak kecil untuk berseragam Sriwijaya FC.

“Sejak ayah meninggal, Beri jadi tulang punggung keluarga. Banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan. Begitu juga pemain lain, yang punya masalah masing-masing, mereka sudah berkeluarga dan juga punya kebutuhan,”jelas Beri.

Namun berbeda dengan pemain yang bukan asli Sumsel. Mereka bisa pergi kemanapun, tak seperti Beri yang secara kebetulan saat ini juga belum mendapatkan klub. “Ini dilema yang harus dihadapi, tapi kami tetap terbuka jika klub punya itikad baik,”jelas Beri. (aja)

Komentar

Berita Lainnya