oleh

Dinas Koperasi dan UKM Ajukan 82 Ribu Bantuan Langsung Tunai

PALEMBANG – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ana Heriana telah mengajukan sekitar 82 ribuan UKM untuk menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp 2,4 juta per orang.

Menurut Ana, tetapi tidak semua UKM yang diajukan oleh Dinas Koperasi ke Kementerian, pasalnya setelah pengajuan akan di survei dan di evaluasi oleh pihak Bank yang berperan sebagai penyalur bantuan.

“Yang penting dia punya KTP NIK dan tempat usaha langsung kami daftarkan, tidak berbelit-belit. Kalau nyatanya ketika survei dia tidak jualan atau usaha maka akan di blok,” jelasnya, Senin (28/12/2020).

Ia menilai bantuan untuk UKM dan pelaku usaha cukup membantu ekonomi mereka yang pemasukannya menurun seiring pandemi Covid-19 berlangsung.

Selain BLT Rp 2,4 juta bantuan lain yang diterima UKM diantaranya adalah program pinjaman usaha dari Pemerintah Kota Palembang tanpa agunan dan Wirausaha Pemula (WP) diperuntukkan bagi wirausaha muda dibawah 45 tahun, yang diterima oleh 32 orang masing-masing Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.

“Bantuan-bantuan yang disalurkan Pemerintah menurut saya cukup efektif, apalagi kebutuhan rumah tangga cukup mendesak, dan untuk membangun usahanya kembali. Belum lagi ibu rumah tangga harus memenuhi kebutuhan anaknya,” katanya.

Ana menambahkan UKM yang telah menerima bantuan pada tahun ini tidak bisa kembali didaftarkan sebagai UMKM penerima BLT di tahun 2021 mendatang.

“Informasinya begitu, 2021 akan ada lagi (BLT) tapi saya belum tau informasi lebih detailnya, ” tutupnya. (Dey)

Komentar

Berita Lainnya