oleh

Dinas Perdagangan Sumsel Batasi Pembelian Gula Hanya 2 Kg

SUMEKS.CO – Dinas Perdagangan Provinsi Sumatra Selatan membuat Surat Edaran terkait pembatasan pembelian sejumlah barang kebutuhan pokok. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di tengah hiruk pikuk mewabahnya virus corona di Sumsel.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Iwan Gunawan, pembatasan pembelian barang kebutuhan pokok terjadi hanya untuk beberapa jenis saja. Seperti, gula pasir, beras, minyak goreng, dan mie instant.

“Untuk beras maksimal pembelian hanya 10 kilogram, minyak goreng hanya 4 liter, mie instant maksimal 2 dus, dan gula hanya boleh 2 kilogram,” tegas Iwan, Rabu (18/3).

Ditambahkannya, Surat Edaran ini sudah dikirimkan kepada seluruh Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel. Untuk selanjutnya, Surat Edaran ini diminta disampaikan kepada distributor, agen, dan pengecer di wilayah masing-masing. Hal tersebut menindaklanjuti Surat Kepala Satuan Tugas Pangan Polri Nomor : B/1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim tanggal 16 Maret 2020.

“Kita himbau kepada masyarakat supaya tidak panik dan tidak menimbun sembako, sampai suasana normal kembali. Dan hanya gula yang saat ini menipis stoknya, yang lain aman seperti beras, minyak, terigu dan lain-lain. Sumsel Aman,” kata Iwan.

Disinggung mengenai harga rata-rata kebutuhan pokok di Sumsel per 18 Maret 2020, yakni, beras medium dari Rp 8.350/kg sampai Rp 9.000/kg, beras premium dari Rp 11.000/kg sampai Rp 11.500/kg, gula pasir curah Rp 16.000, gula pasir merk PSM Rp 16.000/kg, minyak goreng curah dari Rp 11.500/liter hingga Rp 12.500/liter, minyak goreng kemasan Rp 12.000/liter hingga Rp 12.500/liter.(ety)

Komentar

Berita Lainnya