oleh

Dinkes Sumsel Yakin Vaksinasi Sesuai Standar Pusat

SUMEKS.CO – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) menyakinkan, bahwa distribusi vaksin dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama sudah sesuai dengan standar pelayanan yang ditentukan pemerintah pusat.

Keyakinan tersebut disampaikan dengan gamblang Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Dra Lesty Nurainy Apt MKes, usai rapat terbatas bersama Petugas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumsel, di Kantor Dinkes, jl Madang, Palembang. Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut, Lesty menyampaikan, pada rapat tersebut BPKP melaksanakan audit permulaan, terkait data distribusi vaksin dan pelaksanaan vaksinasi COVID -19.

“mereka menannyakan seperti, apakah standar pelayanan dalam vaksinasi sudah sesuai atau tidak? maka kami laporkan pendistribusian vaksin yang sudah sampai di Sumsel, sudah diperhitungkan dengan benar dan sesuai ketentuan pemerintah pusat, hanya itu saja,” kata Kadinkes.

Dalam pelaksanaan nya dilapangan, sambung Lesty, pihaknya melakukan pengaturan pendistribusian vaksin dengan tujuan supaya dosis penerima vaksin tercukupi secara maksimal. Yang mana dari 59.840 ribu vaksin yang diterima, tersalurkan ke Kota Palembang sebanyak 29.360 dosis dan Kabupaten OKI sebanyak 6.400 dosis.

“Kami sampaikan ke mereka (BPKP), tahap awal ini, kami cukupkan untuk dua daerah itu dulu, dengan pertimbangan ketercukupan dosis untuk dua kali suntik. Hal tersebut supaya tingkat kekebalan yang ditimbulkan dari vaksin itu mencapai 97 persen disuntikan kedua. Sisanya masih kita simpan digudang, sembari menunggu izin distribusi dari pusat,” terang Lesty.

Sementara itu, Kasi Survailens dan Imunisasi, Yusri SKM menambahkan, adapun secara teknis ditemukan beberapa kendala seperti misalnya, Vaksinasi di Kabupaten OKI yang sempat mengalami keterlambatan akibat Vaksinator belum selesai pelatihan vaksinasi. “Namun kendala itu sudah selesai, sekarang sudah berlangsung disana,” katanya.

Kedua, BPKP menannyakan kenapa belum segera didistribusikan vaksin yang tersimpan?, Yusri mengatakan, sampai kali ini pusat belum membuka wilayah mana yang akan vaksinasi selanjutnya.

“Untuk itu, kami hari ini sudah mengusulkan kepada pusat untuk melangsungkan vaksinasi ke ke tiga daerah yakni Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin dan Prabumulih. Sebab sisa vaksin digudang cukup untuk didroping kesana.
Biar mereka (BPKP) bisa mendorong level kebijakan di pusat,” ungkapnya.

Disisi lain, pihak BPKP Sumsel saat di konfirmasi SUMEKS.CO memilih untuk tidak memberikan keterangan terkait hasil rapat secara lanjut.
“kami tidak bisa memberikan keterangan, ini kan rahasia negara,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya