oleh

Dirikan Perumahan Jangan di Lahan Banjir

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis berharap pengembang atau developer di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membangun tak menyusahkan rakyat. Salah satunya tidak membangun perumahan di lahan bermasalah atau sengketa.

Hal ini disampaikan Kuryana saat pelantikan Komisariat REI OKU di Hotel Grand Kemuning, kemarin (20/1). Menurut Kuryana, jika lahan bermasalah akan berdampak kepada para masyarakat yang sudah membeli.

“Tentu akan sulit membangun dan sulit terima sertifikat,” ujarnya. Kuryana juga mengingatkan pengembang untuk tidak membangun perumahan di lahan yang berpotensi banjir. Karena juga akan merugikan konsumen.

Akan lebih baik kalau di lahan yang berpotensi banjir untuk tidak dibangun. Tapi disisakan lahannya apakah untuk daerah resapan air. Dia mencontohkan salah satu bagian perumahan di RS Sriwijaya yang setiap musim hujan seringkali banjir.

Kondisi banjir ini menurut Kuryana sudah lama dikeluhkan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Sedangkan pemerintah daerah, lanjut Kuryana, sudah berupaya untuk melakukan penataan dengan rencana meluaskan jalur siring yang dilalui air.

Tapi langkah pemerintah ini terkendala pembebasan lahan. Karena masyarakat tidak mau ganti rugi nilainya berdasarkan nilai jual objek pajak (NJOP). “Ganti rugi besar ini yang menjadi kendala. Jadi bukan pemerintah tidak berusaha,” ujarnya.

Kuryana juga mengapresiasi, developer sudah banyak membangun perumahan di wilayah OKU. Hanya saja, sebut Kuryana, untuk perumahan di kawasan Batukuning sudah terbatas. Lahan yang masih tersedia di area menuju Batumarta. Bisa lahan melalui jalur Lekis, atau Kemiling.

Ketua terpilih Komisariat REI OKU Romi Irwanda mengatakan, jumlah anggota REI OKU ada sebanyak 24 pelaku usaha. “Sebagai pengembang kita berkomitmen untuk membangun secara profesional,” ujarnya.

Dengan pengembangan perumahan berdasarkan konsep tata ruang wilayah. Pihaknya tentu akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kita akan menjunjung tinggi integritas pekerjaan,” ujarnya. (bis)

 

Komentar

Berita Lainnya