oleh

Dirut Dijebloskan Ke Tahanan, Proses Persiapan Surat Dakwaan

LAHAT – Kejaksaan Negeri Lahat menjebloskan ke tanahan Direktur PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) bernisial MD (45). Setelah sebelumnya menerima pelimpahan dan berkas penyidikannya dinyatakan P21 dari Kejaksaan Agung RI.

Kasus yang menjerat MD, sebelumnya ditangani Bareskrim Polri. Bahwa selama 2 tahun terakhir perusahaan yang beroperasi di Desa Geramat, Kecamatan Merapi Selatan itu diduga melakukan perambahan hutan dengan membawa alat alat berat dan melakukan aktifitas pengangkutan hasil tambang di dalam kawasan itu, serta merusak sarana dan prasarana perlindungan hutan.

“MD kita lakukan penahaman dan dititipkan di Polres Lahat. Saat inibkita sedang menyiapkan surat dakwaan dan persiapan pelimpahan ke PN Lahat guna disidangkan,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah SH didampingi Kasi Pidum Kejari Lah Frans Mona SH, Senin (11/1).

Sebelumnya, disampaikan, Jaksa Fungsional Jampidum Kejagung RI, Rahmat, bahwa untuk panjang  luasan Hutan yang diterobos PT LPPBJ sepanjang 1,3 KM dan lebar 7 meter. Menurutnya, perusahaan telah melanggar Pasal 89 ayat (1) Jo. Pasal 17 ayat (1) dan atau Pasal 97 ayat (1) atau ayat (2) Jo Pasal 25 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.  Selain melimpahkan bekas tersangka juga berkas perusahaan LPPBJ. (Gti)

 

Komentar

Berita Lainnya