oleh

Diskon Lebaran, ini Himbauan YLKI

-Sumsel-311 views

LAHAT – Menjelang Lebaran, toko maupun pusat perbelanjaan ramai-ramai memberi diskon besar-besaran untuk menarik pembeli. Namun terkadang, harga yang ditawarkan tidak sesuai.

“Konsumen memang harus lebih berhati-hati mengenai masalah diskon tersebut. Karena diskon yang ditawarkan bersifat semu,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya Sanderson Syafe’i, ST SH, Ahad (26/5).

Sanderson mencontohkan saat melakukan pengawasan melihat adanya pakaian seharga Rp300 ribu di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Lahat. Diberi diskon 50 persen, setelah kena potongan harga baju itu menjadi seharga Rp 150 ribu. Namun kalau dilihat kualitasnya jauh di bawah harga Rp300 ribu yang ditawarkan sebelumnya.

“Di tempat-tempat lain juga banyak yang seperti itu, ada juga beli 2 gratis 1, ada yang beli 2 diskon 50 persen, berbagai macam trik agar konsumen tertarik tapi membingungkan,” ungkapnya.

Sanderson mengungkapkan menaikkan harga sebelum dikenakan potongan harga menyalahi UU Perlindungan Konsumen No 8/1999. Hal ini merupakan bentuk penipuan dan bisa dipidanakan.

“Diskon ya diskon, tapi jangan dinaikin harga dulu,” kata Sanderson.

Sanderson mengatakan, penipuan diskon ini muncul akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait. Menurutnya, instansi terkait bisa lebih proaktif melakukan survei terlebih dulu sebelum Lebaran berapa harga barang-barang fesyen kemudian membandingkannya sesaat sebelum Lebaran.

Sementara Nopi, salah satu pengunjung mengatakan bahwa diskon yang ditawarkan sepertinya sama saja dengan harga awal sebelum diadakannya program diskon Lebaran ini. “Kami minta kalo memang ada diskon tolong harga jangan dinaikkan dulu dan sangat membingungkan hitungan diskonnya,” ungkapnya. (gti)

Komentar

Berita Lainnya