oleh

Distop, Armada Damri Diminta Kembali Aktif

PALI – Pasca distopnya armada angkutan Damri yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan. Lantaran adanya temuan dari pihak Damri yang menyebutkan adanya sopir yang melakukan pelanggaran. Karena keluar jalur trayek membuat masyarakat kambali bingung.

Tak ayal, tak sedikit masyarakat yang biasa berlanganan menggunakan jasa armada ini untuk berbagai keperluan. Terpaksa harus kembali menggunakan kendaraan sepeda motor seperti sebelum adanya  Damri di wilayah ini.

Seperti dikatakan, Eri Susanto (28) salah satu warga Kecamatan Abab, Kabupaten PALI yang menyayangkan distopnya  Damri ini. Karena justru memperhambat akses warga untuk menuju Ibukota Pendopo.

“Kita terbiasa menggunakan  Damri. Setelah distop ini membuat kita kembali ke zaman dahulu sebelum ada Damri. Dengan menggunakan sepeda motor apabila dari desa ingin ke Pendopo untuk kerja,” ujar TKS Pemda PALI ini.

Senada dikatakan, Guntur (31), warga Kecamatan Penukal Utara, bahwa pihak Damri harus secepatnya mengaktifkan kembali. Karena ini sangat bermamfaat bagi masyarakat. “Kita harap diaktifkan kembali, karena mamfaatnya cukup banyak,” tambahnya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PALI Devi Harianto SH MH mengatakan. Semestinya pihak Damri tidak langsung menyetop armadanya untuk operasional. Namun, melakukan penindakan kepada sopirnya.

“Mestinya tidak sampai distop begitu. Yang melangar itu sopirnya, bukan armadanya. Baiknya sopir yang diambil tindakan apapun, atau dilakukan pergantian. Karena sopir yang melakukan kesalahan. Sedangkan, armada tidak salah,” tegasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya