oleh

Dita Karang dan Perjuangannya Menembus K-Pop

SUMEKS.CO- Penggemar K-pop Indonesia sedang menunjukkan rasa senang dan bangganya pada Dita Karang. Cewek 23 tahun asal Jogjakarta itu resmi debut dengan girlband K-pop Secret Number dengan single-nya, Who Dis?, pekan lalu. Menjadi perempuan Indonesia pertama yang masuk grup idola K-pop.

Namun, di tengah pujian, ada saja yang berkomentar miring. ’’Banyak yang bilang ’Ah dia mah anak orang kaya, makanya bisa jadi apa aja’. Gimana tuh, Dit, nanggepinnya,’’ tanya aktris Dian Sastrowardoyo dalam sesi live Instagram bersama Dita. Dian dan Dita saling kenal sejak 2008, saat sang aktris syuting film Drupadi di Jogjakarta dan menginap di rumah Dita. Orang tuanya adalah pengusaha sukses di Kota Gudeg.

Dita yang baru saja tampil di acara musik SBS Inkigayo saat sesi live Instagram itu tersenyum. ’’Sebenarnya aku sebisa mungkin meringankan beban orang tua aku,’’ jawab Dita, masih dengan logat Jawa-nya yang kental. Bungsu dari dua bersaudara itu lulusan American Musical and Dramatic Academy (AMDA), salah satu sekolah performing arts bergengsi di New York. Dita mengaku mendapat beasiswa untuk kuliah dua tahun di situ.

Setelah lulus pada 2017, perjuangannya menjadi entertainer tidak mudah. Sebelum memutuskan terjun ke dunia hiburan Korea, perempuan yang menguasai balet, ballroom dance, dan tari Bali itu mencoba berbagai audisi di New York. ’’Mulai dari broadway sampai pertunjukan kecil. Aku sempat dapat bagian untuk peran kecil, nggak bisa yang besar,’’ ujar Dita, mengenang masa perjuangannya di New York.

Dita mengaku hampir menyerah. Akhirnya, dia berganti haluan ke musik K-pop. Dia mencoba sejumlah audisi yang diadakan agensi hiburan Korea Selatan di sebuah klub tari di sana. ’’Sempat juga ikut audisi Big 3 (SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment, Red), tapi pas itu yang tertarik malah VINE Entertainment,’’ ungkap Dita, menyebut nama agensi yang kini menaungi Secret Number, idol group-nya.

Sayang, tak ada kabar lagi dari VINE Entertainment. Gadis penggemar girlband TWICE itu pun memberanikan diri ke Korea Selatan untuk bergabung dengan 1MILLION Dance, klub tari kondang yang sering mengunggah video dance. ’’Nah, pas di Korea, aku ikut audisi lagi dan kali ini diterima sama VINE,’’ ungkapnya.

Diterima di sebuah agensi belum jadi garis finis. Selama dua tahun harinya dipenuhi dengan latihan, latihan, dan latihan. Mulai menari, menyanyi, hingga bahasa Korea.

Dita menyebut hari-harinya sebagai trainee cukup melelahkan fisik maupun mental. Tubuh dipaksa kerja keras menguasai keterampilan performing, sedangkan mental diuji dengan berbagai pemikiran. ’’Kapan ya bisa debut, terus kok rasanya sudah latihan bolak-balik tapi masih sama aja,’’ cerita Dita, yang mengaku kembali sempat merasakan ingin menyerah.

Kini, kesabaran dan kerja keras Dita terbayar. Dia sudah bisa mencapai cita-citanya sebagai performer. ’’Aku bersyukur sih nggak nyerah. Karena kalau pas dulu aku nyerah, aku pasti nyesel karena nggak bisa kayak sekarang,’’ pungkasnya. (jpg)

Komentar

Berita Lainnya