oleh

Ditahan di Sel Khusus, Ini Fasilitas yang Diterima Lucinta Luna

Tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Lucinta Luna akan ditempatkan di ruang tahanan khusus. Meski begitu, Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S. Imam memastikan, fasilitas sel yang diberikan kepada Lucinta sama dengan tahanan lainnya.

“Sama dengan tahanan yang lain yaitu ruang sel, kamar mandi di dalam sel, air bersih dan penerangan yang memadai,” kata Barnabas.

Selain itu, kondisi ruang tahanan juga dilengkapi ventilasi udara yang baik. Lucinta pun diberi alat istirahat. “Kasur tipis dan bantal diperbolehkan,” imbuh Barnabas.

Lebih lanjut, Barbanas menegaskan, meskipun Lucinta seorang publik figur, polisi akan tetap memperlakukannya sama dengan tahanan lain. Sehingga tidak ada perbedaan pemberian fasilitas kepada Lucinta selama menjalani proses hukum. “Tidak (dibeda-bedakan), semua (tahanan) diperlakukan sama dan adil,” pungkas Barnabas.

Sebelumnya, Lucinta Luna dikabarkan dicokok oleh polisi pada Selasa (11/2) pagi. Dia diamankan lantaran diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Dalam kasus ini polisi mengamankan 3 butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah. Hasil tes urine yang dilakukan Polres Metro Jakarta Barat, Lucinta Luna dipastikan positif narkoba.

Lucinta Luna pun ditetapkan sebagai tersangka, dan langsung ditahan. Sedangkan ketiga orang lainnya berstatus saksi karena berdasarkan tes urine negatif narkoba.

Ketika dijenguk sang manager, air mata Lucinta Luna tak terbendung. “Saya belum jenguk, tapi Joan manajernya sudah. Dia cerita ke saya pas jenguk ke sana si Luna nangis-nangis,” ucap Nanda Persada di hadapan awak media.

Menurut penuturannya, Lucinta Luna berkali-kali meminta maaf kepada sang manager karena telah merepotkan dengan adanya insiden penangkapan ini. Diungkapkannya, Lucinta Luna mengkonsumsi narkoba lantaran depresi mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang-orang terdekatnya.

Tidak hanya itu, depresinya semakin bertambah dengan banyaknya komentar negatif dari netizen di dunia maya. Bahkan pada malam hari, Lucinta Luna katanya sering menangis karena tidak tahan dengan cibiran negatif dari orang-orang.

“Ternyata dia sebaper itu mendapat perlakuan dari teman-temannya. Itu yang membuat dia depresi,” tutur Nanda Persada.

Nanda juga mengatakan bahwa Lucinta Luna termasuk sosok yang mudah rapuh. Kepribadiannya jauh berbeda dari yang diperlihatkan ke publik di mana dia suka marah-marah dan mengamuk. Namun dalam kesehariannya, Lucinta Luna mudah tersentuh.

Lucinta Luna kabarnya sempat ke dokter dan psikiater untuk diobati gangguan depresinya itu. Obat yang diberikan dokter mampu menenangkan Lucinta Luna.

Meski begitu, efeknya, dia jadi banyak tidur. Dia pun tidak bisa berkerja.

“Dia juga sempat ke psikiater dan dikasih obat. Tapi efek dari obat itu membuat dia tidur terus selama dua hari. Bangun sebentar, tidur lagi,” katanya.

Seperti diketahui, Lucinta Luna diamankan petugas kepolisian bidang narkoba dari Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (11/2) waktu dini hari di sebuah apartemen di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat. Dia diamankan bersama tiga orang lainnya.

Dari lokasi penggeledahan, polisi mendapati barang bukti narkoba berupa 3 butir ekstasi, 5 butir pil riklona dan 7 butir tramadol. Barang bukti tersebut ditemukan di tong sampah. Kini status Lucinta Luna sudah dinaikkan dari saksi menjadi tersangka.(jpnn/jawapos/cm)

Komentar

Berita Lainnya