oleh

Ditikam di Dalam Sungai, Margono Tewas Enam Lubang

MURATARA-Diduga terlibat perseteruan sengit dengan orang tidak di kenal, Margono (22) Warga Desa Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), ditemukan tewas dengan enam luka tikam.

Kejadian itu terjadi di Napal Manjur, Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Senin (14/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Banyak warga melihat kejadian, bahkan sebagian warga sempat melihat pelaku terkapar meminta pertolongan.

Informasi di himpun, aktivitas warga selalu ramai di sepanjang aliran sungai Rupit menjelang sore hari, begitu juga saat kejadian. Ketika kejadian warga sempat melihat dari kejauhan korban dan  pelaku berlarian dari atas napal yang menjorok ke aliran sungai, lalu korban langsung terjun ke aliran sungai.

Diduga saat terjun ke sungai, pelaku yang ikut terjun melakukan penusukan lalu lari meninggalkan korban yang terluka. Korban yang saat itu masih bertahan, sempat naik ke atas napal batu, lalu berbaring dan meminta pertolongan masyarakat.

Sejumlah warga dari Desa Noman Lama yang sempat melihat korban meminta pertolongan. Menduga aksi kejar kejaran itu merupakan permainan yang biasa dilakukan anak anak saat mandi di aliran sungai. Namun saat melihat darah di batas batu napal baru warga menyadari jika, korban terluka dan memerlukan pertolongan.

Beberapa warga dari Desa Noman lama lalu menyebrang sungai dan membawa korban yang terluka dengan perahu dan membawanya ke rumah sakit. Namun karena luka korban cukup parah, karena ada enam luka tikaman korban tidak terselamatkan.

Anang warga desa batu gajah yang mengetahuo informasi kejdian mengaku, korban memang bukan warga dari Desa Batu Gajah. Namun korban merupakan warga datangan yang sengaja ke desa batu gajah untuk keperluan tertentu.

“Bukan warga kita, dio itu maen mungkin ketempat kawannyo. Dak tu mungkin ado masalah, timbul kejadian itu,” ucapnya. Warga mengaku banyak yang belum mengetahui persis kejadian itu, karena insiden itu berlangsung cukup singkat.

“Banyak yang sangka mereka itu bermain main di pinggir sungai sambil mandi, ruponyo ado kejadian seperti itu,” tutupnya.Terpisah, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryono melalui Kapolsek Rupit, AKP Redi Bakri mengatakan untuk sementara ini, jenazah korban susah diambil pihak keluarga dan mereka sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Korban diketahui bukan warga asli Desa Batu Gajah Lama, namun warga dari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura. “Belum diketahui kronologis kejadian korban di duga meninggal akibat luka tikaman. Kami masih melakukan proses penyelidikan,” tegasnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan, terlait motif pembunuhan yang terjadi terhadap korban.”Kita masih selidiki dulu, belum bisa memberikan kesimpulan motif pelaku,” tegasnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya