oleh

Ditinggal Pengunjung, Pedagang Ingin Cepat Pindah

MURATARA-Mulai rampungnya pengerjaan revitalisasi pasar tradisional di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Membuat sejumlah pedagang ingin cepat cepat pindah ke lapak baru. Sejumlah pedagang mengaku merugi. Karena di lapak sementara kelompok pedagang terbagi di dua lokasi berbeda. Sehingga memengaruhi tingkat pengunjung dan daya beli masyarakat.

Jun, salahsatu pedagang yang sempat dibincangi di pasar Lawang Agung, Kabupaten Muratara, Jumat (11/1) mengatakan. “Sekarang pasar yang dibongkar sudah rampung dibangun. Kita belum tahu kapan bangunan itu bisa dipakai. Sebaiknya semakin cepat pindah ke sana semakin bagus,” katanya.‎

Menurutnya, ‎dampak revitalisasi pasar tradisional di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara sangat berdampak ke sejumlah pedagang. Bahkan tidak jarang rekan-rekan mereka memilih menutup lapak akibat kehilangan pengunjung.

“Sekarang pedagang di sini terbagi dua lokasi. Ada yang bertahan di lokasi lama dan ada ‎yang pindah ke lapak sementara. Otomatis pengunjung bingung, dan lebih banyak memilih ke lapak yang lama,” ungkapnya.

Dia mengaku jika di lapak lama mereka bisa meraup keuntungan hingga Rp150 ribu/hari. Saat ini, Jun mengaku baru bisa mendapatkan keuntungan Rp150 dalam empat hari.

“Waktu awal pindah ke sini pernah satu minggu tidak ada yang beli,” katanya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya