oleh

Ditinjau Ombudsman, Shuttle Bus Menghilang

PALEMBANG – Tim perwakilan ombudsman RI Sumsel turun langsung ke lapangan, melihat langsung kondisi negatif parkir di sepanjang ruas Jl Jend Sudirman.

Hal ini menindaklanjuti laporan yang disampaikan perwakilan pemilik dan pedagang toko yang tergabung dalam P3RPU Jl Sudirman beberapa waktu lalu.

“Betul tim kita sudah turun, melihat langsung kondisi pemberlakuan negatif parkir di Jl Sudirman,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumsel, M Adrian Agustriansyah, Rabu (16/1).

Selain itu tim juga berdialog dengan perwakilan pemilik toko pada Rabu lalu,” ungkapnya.

Dikatakan, dari hasil observasi secara langsung selama lebih kurang satu jam, tim tidak menemukan adanya bus shuttle.

Padahal sebelumnya dikatakan pihak Dishub Kota Palembang akan dioperasikan untuk mengangkut penumpang dari dan menuju ke Jl Sudirman.

Selain itu, tim juga melihat secara langsung keberadaan dari kantong parkir di eks Gedung Studio Cineplex yang dikelola pihak swasta dengan pengenaan tarif sebesar Rp 5000 untuk kendaraan roda empat dan berlaku flat.

Sedangkan, hasil dialog dengan pemilik toko dan pedagang disampaikan Adrian.

Para pedagang mengaku sebelum kebijakan negatif parkir diberlakukan, sama sekali tidak mendapatkan pemberitahuan atau sosialisasi dari pihak terkait.

Nah, dari hasil tim tersebut direncanakan pada Jumat (18/1) mendatang pihaknya, ungkap Adrian, akan mengundang perwakilan pemilik toko.

Juga pedagang lainnya di Jl Sudirman guna didengarkan penjelasan secara langsung.

Setelah itu, baru giliran pihak Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel yang gantian bakal dimintai keteranga terkait penerapan negatif parkir ini.

“Kita juga bakal kumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan pelaporan ini, soal apakah nanti bakal digelar pertemuan antara pihak dengan difasilitasi Ombudsman. Itu ditentukan kemudian,” sebutnya.

Disisi lain, sampai kemarin polemik terkait pemberlakuan negatif parkir di sepanjang Jl Sudirman masih status quo.

Petugas Dishub Kota Palembang juga masih tetap melakukan patroli.

Kali ini tak hanya di Jl Jend Sudirman, tapi diperluas hingga Jl Merdeka.

Dari pantauan sumeks.co sekitar pukul 11.30 WIB sejumlah petugas Dishub Palembang tampak melakukan penyisiran di sepanjang Jl Merdeka .

Padahal sebelumnya, cukup banyak kendaraan yang parkir di badan jalan.

“Kalau pemberitahuannya mereka bakal melakukan sweeping kendaraan sampai Sabtu mendatang.

Tidak hanya di Jl Sudirman melainkan di ruas jalan nasional lain.

“Semoga saja mereka konsisten dengan tindakan tersebut dan tidak tebang pilih,” ucap Ketua P3RPU Jl Sudirman, Ir Syahrial Aziz, Rabu (16/1).

Senada disampaikan Teddy Firmansyah (32) salah seorang pedagang di Jl Sudirman yang menyebut kebijakan Dishub yang memberikan waktu 1 menit buat kendaraan loading dinilai kurang tepat.

Dengan titik kantong parkir yang jauh tidak mungkin orang belanja dibatasi waktunya cuma 10 menit.

“Soal shuttle bus, apakah mau mereka mengangkut barang yang dibeli dalam ukuran besar seperti mesin, alat-alat gym dan lainnya?,” tanya Teddy.(kms)

Komentar

Berita Lainnya