oleh

Dituding tak Bantu Yayasan, Sekda Sambangi MTs

RUPIT – Berang dituding tidak peduli terhadap dunia pendidikan MTs Al Muhajirin, Sekda Muratara Alwi Roham dan rombongan menyambangi pengelola Yayasan Al Muhajirin di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Kamis (31/10) pukul 10.00 WIB.

“Kita sengaja datang ke sini terkait pemberitaan itu, setelah kita cek secara langsung informasi itu tidak benar. Bukan pemerintah daerah tidak memperhatikan, kami sudah bantu,” kata Sekda Muratara Alwi Roham.

Dia menegaskan, Pemerintah Daerah sudah membantu sarana dan fasilitas di yayasan itu. Selama tiga tahun berturut-turut dengan anggaran tidak sedikit. “Jadi kalau dituding pemerintah tidak respons dengan dunia pendidikan, itu salah besar. Ratusan santri kita sekolahkan sampai ke Pulau Jawa, apalagi untuk pendidikan di daerah sendiri,” timpalnya.

Dia meminta pengelola yayasan untuk mengklarifikasi atas pemberitaan tersebut, dan meluruskan pernyataan yang menyudutkan Pemda. “Kalau sudah dibantu bilang sudah dibantu, jangan kebalikannya apa yang sudah kami bantu, dibilang tidak ada bantuan dari Pemerintah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Sukamto menyatakan jika masalah pembangunan MTs Al Muhajirin sebetulnya tidak di bawah naungan Dinas Pendidikan. Namun pengelolaan MTs berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kakemenag). Namun selaku pemerintah daerah, mereka pemkab yang memiliki wilayah.

“Kita sudah berikan bantuan sekitar Rp878 juta untuk MTs Al Muhajirin, itu terdiri dari pembangunan gedung lokal baru, sarana sekolah seperti meja, dan pembangunan pagar sekolah. Artinya itu sudah dibantu dan sekarang lagi proses pembangunan,” katanya.

‎ Sementara itu, Ketua Yayasan Al Muhajirin H Junaidi saat dikonfirmasi, membenarkan adanya sejumlah pewarta yang mengkonfirmasi secara langsung dan melakukan peliputan terhadap yayasannya. Dia membantah, jika memberikan pernyataan yang menyudutkan pemerintah daerah.

“Di sini lantainya tanah karena bangunan belum selesai, kita sudah dibantu dari pemerintah daerah itu bangunannya masih dikerjakan,” timpalnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya