oleh

Dituduh Penculik, Ibu Ini Nyaris Diamuk Massa, Ternyata…

EMPAT LAWANG – Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Hardiman memastikan sejauh ini tidak ada laporan mengenai penculikan anak yang sempat meresahkan masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Pasalnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan kejadian penangkapan seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya berkeliaran di sekitaran Desa Seguring Kecil dan Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi, yang sempat diamankan warga karena mencurigakan, Rabu (12/2) malam.

“Iya, benar anggota kami yang jaga tadi malam menerima penyerahan oleh masyarakat sekira pukul 23 : 30 Wib seorang ibu yang diduga oleh masyarakat sebagai pelaku penculik anak. Namun setelah dimintai keterangan dan diperiksa oleh anggota dipastikan ibu tersebut kurang waras karena keterangan yang disampaikannya banyak yang tidak nyambung,” kata Hardiman.

Dikatakannya, setelah digeladah memang benar ibu tersebut membawa tiga kantong kresek yang berisikan makanan sisa, jenis makanan ringan atau makanan anak- anak, serta pakaian seperti baju anak-anak.

Namun untuk motif, mengenai dia itu pelaku penculikan atau segala macam pihak Polsek belum bisa memastikan, karena tidak ada laporan masyarakat yang merasa kehilangan anak.

Dirinya menghimbau dengan adanya kejadian seperti itu agar masyarakat lebih meningkatkan lagi kewaspadaan, dan segera melaporkan ke pihak berwajib apabila ada indikasi pidana.

“Masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Segera lapor ke Polisi kalau ada yang mencurigakan, pasti akan ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sementara di Kabupaten Empat Lawang, khususnya Kecamatan Tebing Tinggi sudah heboh dengan adanya isu penculikan anak bahkan sudah viral di media sosial, Facebook. Kejadian seperti ini sangat meresahkan masyarakat.

Kades Terusan Baru, Alek Deka Saputra mengatakan, warga sempat mengamankan seorang wanita sekitar pukul 20.00 Wib dan dibawa ke rumahnya.

Wanita ini mengaku bernawa Dewi, umur sekitar 50 tahun. Namun demikian pihaknya tidak memastikan bahwa perempuan itu pelaku penculikan, dengan alasan tidak ada korban.

Hanya saja warga yang sudah ramai berkerumunan bahkan dari desa tetangga juga. Melihat gelagat serta barang yang dibawa ibu itu dicurigai warga sudah ada maksud melakukan penculikan.

“Saya lagi main bulu tangkis, ditelpon disuruh pulang warga sudah ramai sekali. Saat itu juga wanita tadi diintrogasi dan di geledah barang bawaannya oleh warga,” kata Alek.

Saat ditanya wanita itu sesekali nyambung namun sesekali ngelantur. Kadang mengaku mau ke Linggau,  kemudian ditanya lagi mengaku mau ke Padang.

Tidak ada identitas, hanya ada pakaian jilbab, mainan dan makanan anak serta jilbab yang diduga hasil laundry karena ada tertera identitas atas nama Dewi.

Makanya untuk menghindari amukan masa dan terjadi hal yang tidak diinginkan saya lapor pihak Polsek Tebing Tinggi. “Malam itu masyarakat sudah nampak marah. Takut ada yang emosi terjadi hal yang tidak di inginkan makanya diserahkan ke Polsek,” tukasnya. (eno)

 

Komentar

Berita Lainnya