oleh

DLH Sediakan Kotak Sampah Infeksius

SEKAYU – Guna mencegah penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19), Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyediakan sebanyak 30 unik kotak sampah Infeksius atau untuk bekas limbah Covid-19. Selain itu juga membagika  masker kain gratis, menyediakan tempat cuci tangan di beberapa ruanh publik seperti di Taman Dinas Bupati dan Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu.
“Jadi nanti bekas limbah Covid 19 seperti masker bahan medis, sarung tangan, tisu bekas lap cuci tangan, Alat Pelindung Diri (APD) dan lainnya dimasukan dalam kotak sampah infeksius, sehingga tidak dibuang secara sembarangan,” ujar Kepala DLH Muba Andi Wijaya Busro.
Untuk tahap awal, kotak sampah khusus limbah Covid-19 tersebut baru ada 30 unit, dimana merupakan kerjasama dengan beberapa perusahaan salah satunya Repsol Saka Kemang Muba. Kotak sampah itu akan ditempatkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kotak sampah itu ditaruh berdekatan dengan tempat cuci tangan, yang telah disediakan oleh OPD, disamping itu pula kita taruh di Pasar Randik Sekayu, dan Pasar Perjuangan, sembari sosialisasi bahwa sampah medis jangan dibuang sembarangan,” tandasnya.
Kabid Pengkajian Dampak dan Tata Lingkungan, Ilham, mengatakan, setelah semua kotak sampah infeksius tersalur serta limbah Covid-19 tidak menyebar kemana-mana, pihaknya menempatkan petugas khusus untuk mengambil limbah Covid-19 tersebut dengan pakaian lengkap APD. “Selanjutnya limbah itu di bawah ke RSUD Sekayu untuk dimusnahkan dengan alat Incinerator atau dibakar dengan suhu lebih dari 100 derajat Celcius. Sehingga aman dan tidak menyebar,” katanya.
Sementara, Satgas Penanganan Covid 19 kepala BPBD Muba, Indita Purnama Ssos MM melalui Kabid Rehab Rekon, Syamsul Rizal, mendukung gagasan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Muba. Pihaknya juga akan mensosialisasikan ke tengah masyarakat dan warga agar tidak membuang secara sembarangan limbah Covid-19, seperti sarung tangan dan masker medis yang sekali pakai, akan tetapi dimasukan dalam kotak sampah Infeksius yang telah disediakan.
“Ini bisa membuat pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona bisa dilakukan dengan baik,” pungkasnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya