oleh

Dompeng Diduga Penyebab Air Sungai Rupit Keruh

 

SUMEKS.CO, MURATARA – Warga disepanjang aliran Sungai Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih mengeluhkan air sungai yang keruh bercampur lumpur. Kondisi air berwarna coklat pekat itu, disinyalir akibat aktivitas dompeng di hulu sungai.

Yati, warga Kecamatan Rupit mengatakan hingga saat ini air Sungai Rupit yang biasa digunakan masyarakat untuk mandi dan mencuci keruh dan berbau lumpur. “Airnya keruh, kalau mandi badan bersisik teraso gatal. Dulu 2019 banyu sungai masih bening sekarang banyak wong dompeng di Sungai Tiku (anak Sungai Rupit, red),” katanya, saat ditemui Kamis (10/6).

Perubahan pada air Sungai Rupit, terjadi secara bertahap. Awalnya hanya beberapa desa yang aliran sungainya berwarna coklat. Namun semenjak aktivitas dompeng (penambangan emas, red) menjamur seiiring peningkatan harga emas kondisinya bertambah parah.

“Kato wong banyak alat berat masuk ke Sungai Tiku dipakai untuk dompeng. Wajar kalau air sungai jadi keruh,” kata Yati lagi.(cj13)

 

Komentar

Berita Lainnya