oleh

Dosen Malaysia ini Gunakan Buku Abah Zein

-Dunia-490 views

PALEMBANG – Dr Ahmad Fakhrurrazi Bin Mohammed Zabidi, Pensyarah Fakulti Pengajian Islam di Universiti Kebangsaan Malaysia yang turut hadir pada Haul ke-7 KHM Zen Syukri mengatakan, perkenalan dirinya dengan KHM Zen Syukri berawal dari menemukan buku karangan KHM Zen Syukri yang berjudul Cahaya di Atas Cahaya.

“Langsung kami beli dan kami ingin mendapatkan keberkahan serta izin dari beliau sebagai penulis, untuk menggunakan buku tersebut dalam pengajian kami,” terang Fakhrurrazi saat dijumpai di Masjid Nurul Hidayah, Ahad (24/3).

Untuk mendapatkan keberkahan dan izin tersebut, pihaknya kemudian langsung mencari informasi supaya bisa terhubung dengan sang penulis. Akan tetapi, keinginan tersebut tidak akan pernah terlaksana lantaran KHM Zen Syukri telah wafat pada 2012 lalu.

“Ternyata abah sudah meninggal dan kami hanya bertemu dengan putri sulung abah, Dr Izzah, serta anak-anak abah yang lainnya dan murid-murid beliau untuk kami diizinkan menggunakan buku beliau,” tambahnya.

Sejak itulah mereka akhirnya menggunakan buku karangan KHM Zen Syukri untuk diajarkan dalam pengajian mereka di Syah Alam Malaysia. Ternyata, penerimaan dari anggota pengajian ditempat ini sangat bagus terhadap buku Abah.

“Buku beliau ini mudah untuk dipahami. Bahasa yang digunakan juga sangat cocok dengan bahasa yang ada di Malaysia. Sehingga itu jatuhlah hati kami kepada beliau, dan setiap haul kami pasti kemari,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fakhrurrazi juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Abah Zen Syukri, karena berkat beliau mereka memiliki kekeluargaan yang diberi nama Kekeluargaan An Nur. Ini merupakan kumpulan orang dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darusalam.

“Nama ini kita ambil dari judul buku abah Cahaya di Atas Cahaya. Kami juga berencana akan menulis ulang buku abah dengan menggunakan huruf Jawi atau Arab Melayu,” tutupnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya