oleh

DPD Sumsel Ikuti Mukernas AMPHURI Di Solo

SUMEKS.CO – Guna mematangkan kinerja kedepan pengurus Asosiasi muslim penyelenggara Haji Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Sumsel mengikuti Mukernas Amphuri 1441H/2019 di kota Solo.

Musyawarah kerja nasional ini dengan agenda inti yaitu menghimbau agar setiap perusahaan agent travel haji dan umroh yang bernaung dalam keanggotaan Amphuri untuk wajib  mencantumkan logo Amphuri pada papan nama kantor, kartu nama,brosur, website dan media lainnya.

Ujar Ustadz Abdullah Basyaiban, selaku Ketua DPD Amphuri Sumsel, selain itu yang tidak kalah penting adalah kami menekankan persoalan izin usaha (PPIU) Bagi yang belum berizin hendaknya mulai memikirkan hal ini, Sebab target kami kedepan dan berdasarkan himbauan ketua umum Amphuri Joko Asmoro agar anggota kemitraan Amphuri (PPIU)  di seluruh indonesia khususnya dibawah naungan Amphuri, jangan ada lagi yang tidak berizin resmi.

Apalagi sampai menggagalkan calon jamaah untuk menunaikan ibadah hanya karena hal semacam ini. Tandasnya”.

Sementara itu sekretaris DPD Amphuri Sumsel Ustadz Jeremi Slamet juga menambahkan” sejauh ini ada 20 anggota resmi/mitra dari Amphuri yang ada di sumsel, walau terbilang masih sedikit, namun kami selalu mensosialisasikan kepada para pengusaha biro haji dan umroh disumsel agar bergabung dengan organisasi yg sudah lama berdiri di indonesia ini, mari kita mengawali usaha dengan forum resmi yang bisa menyatukan visi dan misi kebersamaan demi kepercayaan calon jamaah kita kedepan ujar pemilih Karomah Tour and Travel ini.

Irawan juga selaku manager Travel Agent terkenal dipalembang mengatakan, sejauh ini Alhamdulillah belum ada Travel Agent yang  bernaung dalam Organisasi Amphuri bermasalah, khususnya persoalan gagal berangkat jamaah karena persoalan tiket kebrangkatan atau pun perizinan.

Kedepan tentunya nya peningkatan mutu layanan tetap harus ditingkatkan untunglah sejauh ini kita tetap bersinergi dengan pihak Airlanes, Kementrian Agama dan pihak terkait. Pada dasarnya awali usaha ibadah haji dan umroh ini dengan kebenaran hakiki demi mengedepankan calon jamaah bukan hanya kepentingan untung usaha semata tandasnya”. (nur)

Komentar

Berita Lainnya