oleh

Driver Taksol Dirampok, Dua Pelakunya Gagal Kabur Setelah Kehabisan BBM

SUMEKS.CO – Lagi, driver taksi online (Taksol) di Palembang dirampok oleh pelaku yang menjadi penumpangnya. Namun, dua pelaku yang membawa kabur mobil milik korban gagal melarikan diri lantaran kehabisan BBM, Sabtu (27/6/2020) dini hari.

Korban Felix (39), Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 23.30 WIB mendapat orderan dari titik Jl Rajawali, Kelurahan 9 Ilir dengan tujuan Jl Kolonel Dani Efendi, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Namun, saat melintas di Jl AMD, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami tidak jauh dari Ponpes Aulia Cendekia, korban langsung diserang oleh salah satu pelaku. Meski mendapat luka tusukan di bagian bahu dan leher, korban berhasil lolos berhasil keluar dari mobil.

Pelaku Noval (kanan) memeragakan saat menyerang korban dengan menggunakan gunting

Mobil Daihatsu Xenia BG 1397 OD warna merah maron milik korban langsung dilarikan pelaku ke arah Gasing, Banyuasin.

“Pelaku ngomong minta setop di dekat pesantren itu Pak. Pelaku yang duduk di samping langsung tusuk,” ujar korban saat melapor ke Mapolsek Sukarami.

Sebelumnya korban sempat menghubungi temannya sesama driver online dan langsung dibawa ke RS Myria. “Idak tahu kalau bakal dirampok Pak dan tidak curiga,” terang korban lagi.

Kedua pelaku berhasil ditangkap setelah dikejar oleh Unit Reskrim Polsek Sukarami dan langsung diamankan bersama barang bukti gunting yang patah digunakan pelaku untuk menusuk korban termasuk mobil.

“Barang bukti yang kita amankan juga ada baju milik korban yang masih ada bekas darahnya termasuk satu ponsel milik pelaku untuk memesan aplikasi. Pelaku ini modusnya memesan di jam-jam rawan dan mengarahkan ke jalan yang sepi, langsung dieksekusi,” terang Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto SIK, kepada awak media Sabtu (27/6/2020).

Barang bukti patahan gunting yang digunakan pelaku

Irwanto mengatakan, sebelum mendapat orderan, korban sempat curiga karena ada beberapa komunikasi antara korban dan pelaku yang janggal. “Korban sudah dirawat setelah mendapat 4 tusukan tidak di tempat vital. Pelaku diancam Pasal 365 KUHAP dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara,” tukas Irwanto.

Sementara itu, pelaku Naufal (24), warga RSS A, Kecamatan Sako dan Riko (19), warga Jl Mayzen, simpang Intirub, Kecamatan Kalidoni Palembang berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Sukarami yang dimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Hermansyah SIP, dibantu driver online dan warga.

“Idak ado ide di awal, tapi setelah di jalan baru keluar rencana ndak merampok. Gunting itu memang sering aku bawak, kareno galak jalan pas balik ke rumah,” aku tersangka Noval.

Menurut Noval, setelah korban kabur mobil langsung dilarikan ke arah Gasing. “Pas sudah jalan jauh, bensin mobil habis Pak, terus kami tinggal di pinggir dekat SPBU Gasing dan kami langsung ditangkap,” terangnya.

Rencananya, mobil tersebut akan dijual karena saat ini Noval mengaku sedang membutuhkan uang. “Aku ado masalah dengan istri aku Pak, jadi aku ngajak Viko jalan, kami pesan aplikasi terus rampas mobil korban, aku nyesal Pak dan baru sekali ini aku beraksi,” tukas juru parkir di wilayah Sekip ini.(dho/tj)

Komentar

Berita Lainnya