oleh

Dua Begal Taksol Mengaku Khilaf

PALEMBANG – Mengaku khilaf karena terlilit utang hingga melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap mobil milik driver taksi online membuat Naufal Syakir (24), warga Jl Bay Salim Batu Bara, Kecamatan Kemuning dan Riko Hidayat (19), warga Jl Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni Palembang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan majelis hakim PN Palembang.

Melalui sidang secara online yang digelar Rabu (21/10) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban dan kesaksian para terdakwa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Aji Martha SH di hadapan majelis hakim diketuai Abu Hanifah SH MH.

Dalam keterangan saksi korban bernama Felix Oyong, saat itu pada sekitar bulan Juni lalu dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia miliknya mendapatkan orderan mengantar penumpang berasal dari pemesan yang berada di depan salah satu Hotel Rajawali Veteran menuju ke arah Talang Betutu Residence.

“Setelah tiba di lokasi penjemputan ternyata yang order dua terdakwa itu pak, salah satu terdakwa bernama Naufal ini lalu menusuk kepala bagian belakang saya menggunakan gunting sebanyak empat kali,” ujar Felix.

Dilanjutkannya, kala itu dirinya sempat berusaha keluar dari dalam mobil guna meminta tolong, akan tetapi satu terdakwa lainnya bernama Riko dari luar menahan pintu depan pengemudi agar tidak bisa keluar.

“Setelah berhasil keluar, saya langsung berteriak Begal dan warga sudah ramai lalu kedua terdakwa ini langsung kabur membawa mobil saya,” terang Felix.

Selanjutnya, majelis hakim pun meminta keterangan dari terdakwa salah satunya yakni otak pelaku bernama Naufal yang mengaku memang telah melakukan pembegalan itu dikarenakan terlilit hutang.

“Sebelumnya saya memang merencanakan melakukan perbuatan itu bersama Riko dikarenakan terlilit hutang pak, saya tusuk korban dengan menggunakan gunting yang sering saya bawa sebanyak tiga kali,” aku Naufal yang pekerjaan sehari adalah juru parkir di kawasan Sekip ini di hadapan hakim.

Atas perbuatannya itu, korban yang mengalami luka bacokan benda tajam di kepala serta mendapatkan perawatan medis dengan tiga luka jahitan, tak sampai dua jam kedua pelaku berhasil dikejar dan ditangkap disalah satu SPBU di wilayah gasing Banyuasin oleh anggota Polsek Sukarami yang dibantu oleh sesama driver online lainnya.

Terdakwa yang didampingi oleh penasihat hukumnya Yopie Barata SH oleh JPU dijerat melanggar Pasal 365 Ayat (1), (2) ke-2 dan ke-4 KUHP. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya