oleh

Dua Bocah Hanyut Saat Mandi, Satu Selamat Satu Meninggal

LAHAT – Warga Jalan lintas Lahat – Empat Lahat, persisnya di dekat jembatan Puntang, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sabtu siang (25/1).

Lantaran dua bocah diketehui hanyut dan tenggelam saat mandi di sungai Puntang, Keluraham Pagar Agung. Satu bocah ditemukan selamat yakni Arafah (10) dan satu lagi ditemukan meninggal yakni Abdul Hamid (10). Keduanya warga setempat.

Foto : Wawan/Sumeks.co

Informasi yang dihimpun, saat itu kedua korban usai main bola mandi di sungai Puntang, sekitar pukul 13.00 WIB. “Ada sekitar orang 10 anak- anak itu mandi,” ujar Safri Ketua RT12/04, Kelurahan Pagar Agung ditemui di lokasi kejadian.

Tiba- tiba ada teriakan dari para bocah, bahwa korban Arafah hanyut dan diikuti oleh Abdul Hamid yang diduga hendak menolong korban Arafah.

Sontak, warga langsung berusaha menyelamatkan dan melaporkannya ke pihak terkait.

Selanjutnya, warga bersama BPBD Lahat, Damkar, Anggota Koramil Lahat dan polisi langsung berusaha menyelamatkan kedua korban.

“Satu korban ditemukam pertama kali yakni Arafah tersangka di akar pohon yang ada di sungai sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Safri.

Korban Arafah berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit dan nyawanya tertolong.

Selanjutnya sekitar 4 jam pencarian, sekitar pukul 18.00 WIB. Korban Abdul Hamid ditemukan sekitar 200-300 meter daei lokasi mereka mandi. “Korban kedua juga ditemukan di akar pohon. Tapi nyawanya tak tertolong,” ungkap Safri lagi.

Foto : Wawan/Sumeks.co

Pantauan dilapangan tampak Wabup Lahat H Haryanto, Danramil 405-12 Lahat Kodim 0405 Lahat, Kapten Kav Dwi Satrio beserta anggotanya, Kepala BPBD Lahat Marjono, dan pihak Polres Lahat berada di rumah duka korban Abdul Hamid.

Tampak suasana duka menyelimuti Firmansyah ayah korban. Sesekali pelayat mendatangi ayah korban agar bersabar dan ikhlas. “Ya dek. Dalan setahun ini dua kali musibah. Sebelumnya kakaknya meninggal,” ungkap Firmansyah.

Rencananya korban dimakamkan Ahad di pemakaman umum Kelurahan Pagar Agung. “Secepatanya tapi masih nunggu saudaranya dulu,” tukasnya lirih.(gti)

Komentar

Berita Lainnya