oleh

Dua Caleg di OI Dilaporkan ke Bawaslu

INDRALAYADua anggota calon legislatif untuk DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan DPRD Provinsi. Dilaporkan warga ke Bawaslu Kabupaten OI, kemarin (15/4), Kedua caleg tersebut diduga melakukan money politik (MP).

Adapun kedua caleg tersebut berinisial AH (Caleg Kabupaten) dan Hi (caleg DPRD Provinsi). Kedua caleg tersebut dilaporkan warga yang menerima praktik MP yakni Mastina (44) melaporkan AH dan Darwin (34) melaporkan Hi. Mastina dan Darwin merupakan warga Desa Kelampadu Kecamatan Muara Kuang Kabupaten OI.

“Kami datang ke Bawaslu, untuk melaporkan oknum caleg yang diduga melakukan money politik,”ujar Mastina dan Darwin yang ditemui secara terpisah.

Menurut pengakuan Mastika, dirinya diberi uang Rp 100 ribu, pecahan Rp 50 ribu dua lembar dan kartu nama oleh tim sukses AH. ”Saya menginginkan pesta demokrasi benar-benar jurdil, tapi ini justru dirusaknya. Makanya saya ambil uang itu, untuk barang bukti, untuk dijadikan laporan ke Bawaslu,”kata Mastina.

Senada dikatakan Darwin, dirinya datang ke Bawaslu dengan membawa barang bukti uang Rp 40 ribu . Pecahan Rp 20 ribu dua lembar dan kartu nama Hi yang diberikan oleh tim sukses Hi.”Saya diberikan pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 Wib oleh tim Sukses Caleg Hi. Ketika saya buka isi amplop berisi uang Rp 40 ribu dan kartu nama,”kata Darwin.

Ketua Bawaslu OI Darmawan Iskandar mengatakan. Pihaknya sudah menerima laporan pengaduan kedua warga tersebut. Mengenai adanya dugaan MP yang dilakukan oknum caleg. ”Akan kita tindak lanjuti, untuk diproses. Kalau memang nantinya terbukti, tentu saksinya bisa di dis, namun butuh proses untuk dilakukan pemanggilan kembali kepada pihak yang melapor, saksi, termasuk yang terlapor,”kata Darmawan Iskandar.

Sementara Caleg AH , tiga nomor handpone tidak bisa dihubungi, karena dalam kondisi tidak aktif (Sid)

Komentar

Berita Lainnya