oleh

Dua Kali Gagal,  dr Dewi Raih Nilai SKB Tertinggi

Sempatkan Belajar setelah Subuh dan Mahgrib

KAYUAGUNG – Dengan kekuatan doa serta usaha akhirnya perjuangan dr Dewi Jartika akhirnya berhasil meraih nilai tertinggi dengan angka 400 dari tes SKB penerimaan CPNS 2019 formasi tenaga kesehatan OKI  yang dikuti pada (12/9) lalu.

dr Dewi Jartika mengaku, ini merupakan yang ketiga kalinya mengikuti tes CPNS setelah dua kali sebelumnya gagal karena nilai yang diperoleh belum mencapai target.

“Keberhasilan ini merupakan kado terindah untuk kedua orang tua dan suami meski secara resmi dari BKN sendiri belum mengumumkan hasilnya,”terangnya Kamis (17/9).

Untuk mengikuti tes tersebut dr yang bertugas dibagian IGD RSUD Kayuagung tersebut harus menyempatkan waktu belajar bahkan, karena adanya Covid-19 yang membuat jadwal tes SKB harus diundur dimanfaatkannya membaca buku setelah selesai salat Subuh selama 3 jam dan setelah salat Mahgrib.

Bahkan orang tuanya selalu rajin mendoakan dan membacakan yasin untuknya agar dipermudah dalam mengikuti tes SKB tersebut.

Awal mendaftar pada formasi tenaga kesehatan untuk Puskesmas Rantau Durian itu ada 5 orang, tapi 1 orang peserta gugur saat administrasi kemudian bersaing bersama 4 peserta lainnya di tes SKD rupanya 1 perseta gugur dan saat itu meski nilai yang diperolehnya tidak mencapai harapan ia bisa lolos bersama 2 peserta lainnya untuk mengikuti tes SKB.

Kalau dilihat dari soal yang dikerjakan memang ada kemiripan dengan soal tes CPNS sebelumnya. Nah dari pengalaman inilah ia belajar bahkan masih ingat soal yang ditemukan seperti soalnnomor 1 ada SKab sama dengan soal SKB tahun sebelumnya saat ia mengikuti tes CPNS.

“Soalnya tidak terlalu sulit tapi tidak juga mudah jadi tetap berdoa dan fokus,”kenangnya.

Melihat hasil SKB yang sesuai target ia masih tidak menyangka doanya bisa dikabulkan Allah SWT. Tapi dirinya tetap menunggu hasil pengumuman yang akan dikeluarkan BKN pada Oktober mendatang, meski dari hasil pengumuman yang dikeluarkan BKD OKI dirinya meraih nilai tertinggi.

Terpisah , Kabid Kepegawaian BKD OKI, Imron SSos membenarkan jika peserta atas nama dr Dewi Jartika meraih nilai tertinggi dari dari formasibl tenaga kesehatan, tapi untuk pengumuman resmi akan dikelurkan BKN pusat.

“Untuk OKI membuka 59 formasi terbanyak tenaga teknis dan sisanya kesehatan,”tandasnya.(uni)

Komentar

Berita Lainnya