oleh

Dua Kali Menjambret, Remaja Putus Sekolah Diringkus Polisi

-Hukum-190 views

SUMEKS.CO – Nyali remaja putus sekolah ini dalam melakukan aksi penonodongan dan penjambretan cukup besar. Meski bertubuh kecil, namun nyali remaja ini tidak diragukan lagi. Akibat dari ulahnya MC (17) warga Desa Sungai Gerong, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, ditangkap anggota Reskrim Polsek Mariana.

MC mengaku sudah dua kali melakukan penodongan bersama seorang rekannya, FD (DPO) yang masih dalam pengejaran polisi.

“Sudah dua kali saya nodong pelajar, pertama seorang wanita. Korban saya ancam pakai pisau, dan dia menyerahkan Hp nya. Kedua siswa SMP, kami berdua juga dapat Hp. Hasilnya kami jual dan uangnya habis buat beli rokok dan jajan,” kata MC saat ungkap kasus di Mapolsek Mariana, Rabu (27/11).

Pelaku ditangkap atas perkara pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan bersama rekannya FD yang masih dalam pengejaran atau DPO. Terang Kapolsek Mariana AKP Agus Irwantoro, SH MH

“Kejadiannya, Minggu 10 November 2019, sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Dinamit, Desa Sungai Gerong, Kecamatan Banyuasin I. Korbannya, Soniya Septi Utami, seorang pelajar,” terang Kapolsek.

Kedua pelaku beraksi menggunakan sepeda motor honda beat BG 3149 JAL, kemudian pelaku mendekati korban langsung merampas HP vivo warna gold milik korban yang sedang dipegang, setelah itu kedua pelaku langsung melarikan diri.

Kemudian korban melapor ke Polsek Mariana, dan ditindaklanjuti hingga akhirnya salah satu pelaku bernama MC berhasil diringkus, Senin 11 November 2019 sore, saat nongkrong tak jauh dari rumahnya.

Dari tangan tersangka, berhasil diamankan dua senjata tajam jenis cap garpu, Dua unit sepeda motor Honda Beat Pop BG 3149 JAL, Honda Beat BG 4839 KAC dan satu unit Hp Vivo.

Kini tersangka kita kenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan temannya yang buron, masih terus kita kejar.(jal)

Komentar

Berita Lainnya