oleh

Dua Kurir Sabu ini Dituntut Hukuman Mati

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Dua terdakwa sindikat pengedar 15 kg sabu lintas provinsi bernama Elpani Jon Naibaho (42), warga Deli Serdang Sumatera Utara dan Sehat Maruli Tua Silalahi (46), warga Babul Makmur, Provinsi Aceh, diganjar pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang.

Dalam petikan tuntutan pidana mati yang dibacakan JPU Dany Dwi Yahuar SH, Kamis (23/9) di hadapan majelis hakim diketuai Toch Simanjuntak SH MH, menyatakan bahwa kedua terdakwa terbukti melakukan pemufakatan menjadi perantara dalam jual beli narkotika, melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI no.35 jo Pasal 132 ayat (1) tahun 2009 tentang narkotika.

“Menuntut agar majelis hakim mengadili dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Elpani Jon Naibaho serta Sehat Maruli Tua Silalahi dengan pidana mati,” tegas Kasubsi Penuntutan Pidum Kejari Palembang ini membacakan tuntutan.

Adapun dalam pertimbangan JPU Kejari Palembang, hal-hal yang memberatkan selain tidak mendukung pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika, juga barang bukti yang didapat sangat banyak.

Namun, berdasarkan kutipan tuntutan yang di dapat, tertulis masih ada hal yang meringankan terdakwa meski terdakwa di tuntut JPU Kejari Palembang dengan pidana mati.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidum melalui Kasi Penuntutan Pidum Kejari Palembang, Indah Kumala Dewi SH MH mengakui adanya kesalahan dan akan segera melakukan koreksi tuntutan tersebut (Renvoi).

“Akan kita renvoi segera mengenai masih terteranya hal yang meringankan yang seharusnya tidak ada hal yang meringankan perbuatan terdakwa,” ujar Indah dikonfirmasi via pesan singkat.

Terpisah, Eka Sulastri SH, penasihat hukum para terdakwa tersebut akan segera menyusun pembelaan atas tuntutan pidana mati dari JPU Kejari Palembang (Pledoi) yang akan dibacakan pada persidangan Kamis pekan depan.

“Termasuk nantinya dalam pledoi kami, masih adanya hal yang meringankan dalam surat tuntutan, yang artinya jaksa tidak teliti dalam menuntut terdakwa,” singkat Eka.

Diketahui dalam dakwaan JPU, para terdakwa yang merupakan target operasi BNN RI, ditangkap saat bus melintas di Jalan By Pass Soekarno-Hatta Palembang.

Diketahui dalam dakwaan bahwa kedua terdakwa mendapatkan pekerjaan, mengantarkan dua buah tas berisikan narkotika jenis sabu dari Medan dengan tujuan Jakarta dari Nasrul atau Nasrun (Ditangkap di Medan) disimpan di dalam bus pariwisata dikemudikan terdakwa yang telah dimodifikasi guna mengelabui petugas.

Para terdakwa diamankan oleh petugas BNN RI ketika bus pariwisata yang dikendarai terdakwa melintas di Jalan Raya ByPass Soekarno Hatta, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Saat dilakukan penggeledahan, didapati di dalam bus bagian belakang sebuah kotak papan kayu yang di dalamnya berisi 15 (lima belas) bungkus narkotika sabu kristal dengan berat keselurhan 15.528 gram.

Saat diinterogasi petugas terdakwa mengaku belasan kilo barang haram tersebut didapat dari seseorang bernama Nasrul hendak diantar ke seseorang yang berada di Jakarta. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya