oleh

Dua Laporan Masuk Tindak Penyidikan

KAYUAGUNG – Dari enam laporan yang teregister di Bawaslu OKI. Dua laporan yang masuk ke Gakkumdu sudah ditindaklanjuti bahkan sudah masuk ke tindak penyidikan.

Ketua Bawaslu OKI, Ihsan Hamidi didampingi Komisioner Bawaslu OKI, Fahrudin mengatakan. Dua laporan yang ditindaklanjuti yakni laporan Abdul Hamid dari Gerindra. Yang terjadi perubahan data di TPS 01,02 di Desa Sukaraja. Hasilnya laporan tersebut yang dapat ditindaklanjuti KPPS TPS 01.

Kemudian oknum kades Desa Sukaraja karena dari pihak pelapor itu terlapor ada empat. Hanya satu KKPS 01 yang ditindak ke penyidikan.

“Untuk perkara lain masih diproses insha allah akan segera diselesaikan,”terangnya, kemarin (21/5).

Untuk laporan lainnya yang masuk masih di proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera keluar hasilnya.Bawaslu tidak mungkin bermain terhadap laporan yang disampaikan terpenting pelapor menyampaikan dari saksi yang kuat.

Sementara itu, Budiman (Caleg PAN) DPRD OKI Dapil III saat melaporkan dugaan kecurangan Pemilu ke Bawaslu OKI. Antiklimaks dibandingkan pasca pleno KPU. Karena caleg DPRD OKI ini sudah mencabut laporannya di Bawaslu OKI.

” Hasil rapat kami laporan tersebut tidak ada unsur kesengajaan dari pihak terlapor. Yakni ketua PPK Kecamatan Tulung Selapan untuk merubah hasil pleno rekapitulasi,”tegasnya.

Meski yang bersangkutan sudah mencabut laporannya dan oleh pelapor, tapi sesuai mekanisme di Sentra Gakumdu.

Kemudian untuk laporan dari Caleg PKB Dapil I atas nama Widia Astuti. Ini tidak bisa dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Dua laporan dari Abdul Hamid Partai Gerindra laporan yang sudah masuk di Bawaslu OKI. Sebagian sudah ditindaklanjuti ada hasilnya dan sebagainya lagi masih proses.

Untuk laporan lainnya yang masih dalam proses yakni laporan dari Nanda dari Partai Gerindra. Terkait adanya temuan PSL Lempuing diduga tidak melaksanakan rekomendasi panwascam. Serta laporan dari caleg Nasdem Dapil III dugaan penghilangan dan penambahan suara.(uni)

Komentar

Berita Lainnya