oleh

Dua Mantan Pimpinan DPRD ini Ogah Kembalikan Mobdin

PANGKALAN BALAI – Dua mobil dinas (mobdin) operasional pimpinan DPRD periode 2014-2019, hingga saat ini belum dikembalikan.

“Iya benar (belum dikembalikan),” kata Sopian Permana, Sekretaris DPRD Banyuasin.

Informasinya dua mobdin tersebut dipegang oleh mantan ketua DPRD Banyuasin yang juga mantan calon wakil Bupati Banyuasin inisial AS (Fraksi P Golkar) dan HR calon anggota DPRD Sumsel (Fraksi PAN) yang sebelumnya wakil ketua DPRD Banyuasin.

Diakunyai dari sejumlah pimpinan DPRD Banyuasin, hanya M Sholih (Fraksi Hanura) yang mengembalikan mobil dinas kepada Sekretariat Dewan.”Baru beliau (M Sholih) yang kembalikan,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya telah melayangkan surat sebanyak tiga kali kepada dua mantan pimpinan DPRD Banyuasin, tapi belum ada respon. “Belum ada respon dari bersangkutan,” tukasnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak akan melakukan upaya tarik paksa terhadap aset milik pemkab tersebut. Diharapkan ada kesadaran dari dua mantan pimpinan DPRD Banyuasin itu agar menyerahkan kepada pemerintah.

“Tak perlu ditarik paksa, karena mereka adalah publik figur di masyarakat, kita tunggu mobdin itu akan dikembalikan sendiri,” terangnya.

Umirtono, Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Banyuasin menyayangkan perilaku dua mantan pimpinan DPRD Banyuasin yang belum menyerahkan mobil dinas milik pemkab. “Harusnya mereka punya rasa malu,” imbuhnya. Karena setelah tidak lagi menjabat mobil dinas tersebut dikembalikan, sehingga tanpa harus ditarik paksa oleh Satpol PP Banyausin.

Ia menyarankan kepada Pemkab Banyuasin lebih ketat mengawasi dan menjaga aset negara. Sebab untuk membeli mobdin adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Terlebih lagi tiap tahun para pejabat gonta ganti mobdin, sedangkan mobdin kebanyakan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Ini sama saja pemborosan anggaran, padahal masih banyak kepentingan lainnya,” pungkasnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya