oleh

Dua Menteri Itu Masuk Podcastnya, Deddy: Gue Sedih, Enggak Ngerti Lagi

PRESENTER Deddy Corbuzier dibuat bingung dengan kenyataan dua menteri yaitu Edhy Prabowo dan Julian Batubara terseret dalam kasus korupsi. Pasalnya, keduanya sempat jadi narasumber di Podcast miliknya.

Deddy menyebut saat berbincang, keduanya sangat baik sekali. Sehingga, dia tak paham bagaimana keduanya bisa terjerat korupsi. “Gue sudah engak ngerti lagi, saat ngobrol dengan mereka berdua baik sekli, sekarang dicokol KPK,” Deddy, Minggu (6/12/2020).

Dia seperti orang bodoh dengan kondisi ini. “Mungkin gue yang goblok, enaknya jadi orang goblok adalah banyak rasa penasaran, ya sudahlah memang saya yang goblok. Gue sedih, enggak ngerti lagi. Sudahlah gue aja yang goblok memang,” lanjutnya.

Selama ini, Podcast Deddy Corbuzier kerapa jadi rujukan banyak orang, dimana dia menghadirkan tokoh-tokoh mumpuni, termausk kedua menteri tersebut. Namun, setelah kasus ini dia merasa bingung. “Benar enggaknya gue juga enggak ngerti. Enggak paham buat apaan, ngapain, enggak ngerti,” tambahnya.

Kekasih Sabrina Chairunnisa membandingkan saat dirinya menghadirkan figur yang dianggap tak bermutu, konten Podcast-nya penuh dengan kritikan. Salah satunya, saat dirinya mendatangkan Dinar Candy. Melihat apa yang terjadi, Deddy mengingatkan bahwa tidak baik menghakimi seseorang, padahal bisa jadi orang yang dianggap berpendidikan malah berbuat sebaliknya.

“Ingat dulu ketika gue undang Dinar Candy lah, cewek siapalah, yang nyinyir banyak, bilang mereka enggak berkelas. At least mereka enggak merugikan kalian juga. Mungkin kita harus belajar lagi, gue harus belajar lagi. Kita sudah dikasih Covid-19 loh, sudah dong,” jelasnya/

Seperti diketahui,Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juliari diduga menerima suap dalam pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga ditetapkan tersangka setelah ditangkap sepulang dari Honolulu, Amerika Serikat (AS). Pada saat lawatan di AS itulah diduga Edhy dan istrinya membelanjakan uang senilai Rp750 juta yang berasal dari dugaan pemberian hadiah dalam kasus ekspor benih lobster. (nin/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya