oleh

Dua Pekan DPO, Pelaku Ditangkap Polisi

MUARA ENIM – Jajaran Reskrim Polsek Rambang Lubai, akhirnya berhasil membekuk Upi Yogindra (23) yang merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di rumah Jamari (44), warga Dusun Desa Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Selasa (12/1) pukul 12.00 WIB.

Pelaku yang tercatat satu desa dengan korban ini dibekuk aparat dirumahnya setelah dua pekan kabur pasca membobol rumah korban, Senin (28/12) lalu. Penangkapan pelaku tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Aisen Hower SH.

Selain mengamankan pelaku pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti 1 unit Handphone merek Vivo Y91C warna biru hitam, 1 buah kotak handphone Vivo Y91C milik korban dan 1 buah kotak handphone VIVO Y91C (palsu) milik pelaku. Kini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Rambang Lubai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Muara Enim AKBP Donny Sianipar SIK melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP AKP Apriansyah SH MSi menjelaskan, kejadian pencurian dengan pemberatan yang dilakukan pelaku dipenghujung bulan Desember 2020 di rumah korban Jamari pukul 04.00 WIB. Dalam aksi pelaku tersebut pelaku berhasil mengambil 1 unit Handphone merek Vivo Y91C warna biru hitam, 1 buah kotak handphone Vivo Y91C milik korban.

Pada waktu bersamaan korban terbangun hendak pergi berkebun menyadap karet. Kemudian korban hendak mengambil handphone yang di charger diruang tamu. Namun handphone milik sudah tidak ada lagi.

“Awalnya korban curiga melihat dinding papan rumahnya telah dirusak dengan cara dicongkel dengan menggunakan kayu. Lalu korban menyadari bahwa handphone miliknya telah hilang dicuri orang yang tidak dikenal. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp2.600.000 dan melaporkan ke Polsek Rambang Lubai,” ujarnya.

Setelah menerima laporan tersebut anggota reskrim melakukan penyelidikan dan telah mengantongi indentitas pelaku. “Siang tadi anggota kita anggota kita didapat informasi dari warga bahwa pelaku berada di rumahnya dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti,” jelasnya.

Dari hasil introgasi anggota pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian dengan pemberatan terhadap korban. “Pelaku dikenakan pasal 363 dengan kasus pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya