oleh

Dua Pelaku Penyiraman Air Keras Segera Disidang

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Berkas perkara dua orang pelaku penyiraman air keras terhadap korban Aminudin (50), warga Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang yakni Riki Septriawan serta Erwin resmi dilimpahkan. Keduanya dalam waktu dekat akan menjadi pesakitan di hadapan majelis hakim PN Palembang.

“Setelah berkas perkara dilimpahkan, menurut jadwal yang kami terima dari PN Palembang, keduanya disidang perdana pada Selasa (27/7) dengan agenda pembacaan dakwaan,” kata jaksa Kejari Palembang Ursula Dewi SH dikonfirmasi Jumat (23/7).

Ursula menjelaskan, dalam perkara tersebut, khususnya untuk tersangka Riki dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 335 ayat 1 Jo 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana, Subsidair pasal 354 ayat 1 Jo 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana, dan lebih subsidair pasal 353 ayat 2 jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana, dan lebih-lebih subsidair pasal 351 ayat 2 jo 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana.

“Sementara untuk tersangka Erwin karena ini berkas terpisah jadi belum tahu dijerat pasal berapa, ada jaksa lain yang menanganinya,” ujarnya.

Ursula menambahkan, bahwa dalam perkara ini ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, namun dua tersangka lainnya bernama Ijal dan Deni masih diburu oleh pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, kronologi kejadian penyiraman air keras atau cuka para pada Aminudin (50) diketahui bekerja di salah satu universitas negeri Palembang ini, terjadi pada 25 April 2021 lalu.

Empat pelaku, Riki, Erwin, Deni (DPO), dan Ijal (DPO) diminta seseorang benama Devi Suceng (DPO) untuk melakukan penyiraman air keras pada korban Aminudin dengan upah Rp. 23 juta

Upah tersebut, diberikan oleh Devi Suceng (DPO) pada pelaku, dengan maksud membuat korban Aminudin cacat fisik. Atas perbuatan para pelaku, Aminuddin mengalami luka bakar parah pada bagian wajah dan dada. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya