oleh

Dua Pendaki Belum Ditemukan, Operasi Diperpanjang

PAGARALAM – Fikri (19) dan Jumadi (26). Dua pendaki asal Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, bak hilang ditelan bumi. Memasuki hari ketujuh operasi SAR kemarin (28/10), tim hanya menemukan benda-benda milik survivor di puncak Gunung Api Dempo. Karenanya operasi SAR diperpanjang selama tiga hari.

Koordinator Pos SAR Pagaralam, Lettu (SAR) Alparis ZM S Sos mengatakan, pencarian terhadap survivor masih nihil. Meski telah menyampu pelataran dan puncak Gunung Api Dempo, tim belum mendapatkan keberadaan kedua pendaki.

“Yang ditemukan hari ini (kemarin) itu jaket, tracking pool (jaket), dan botol susu,” kata Alparis, Senin (28/10).

Benda-benda itu berdasarkan, info grafis yang didapat wartawan, tersebar di puncak Gunung Api Dempo. Tim sudah menandai lokasi penemuan ini untuk dijadikan panduan.

Alparis menyatakan bahwa benda-benda yang ditemukan, diduga milik survivor. Untuk kepastiannya tim akan mengkonfirmasinya dengan pihak keluarga. “Tiap temuan akan kita evaluasi,” ucapnya.

Temuan-temuan itu segera dikirimkan ke kantor SAR Palembang. Berdasarkan temuan inilah, Kansar Palembang akhirnya memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari ke depan.

“Temuan-temuan itu tentu jadi jadi pertimbangan bagi kita untuk memperpanjang operasi SAR,”ujar Dayu, Humas Kantor SAR Palembang ketika dihubungi wartawan.

Selain temuan, menurut Dayu, pertimbangan lain adalah permintaan keluarga serta besarnya dukungan dari masyarakat serta Pemkot Pagaralam. “Perpanjangan operasi SAR ini sudah kita infokan kepada teman-teman di Pagaralam,” ujar Dayu.

Alparis memamastikan kesiapan tim bila memang Kansar Palembang memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR. Ia berujar, segera akan mengadakan rapat besar bersama tim SAR gabungan. “Besok (29/10) kita akan adakan evaluasi besar-besaran,” ujar Gatta Pramana, staf operasional. (ald)

Komentar

Berita Lainnya