oleh

Dua Pengedar Sabu Divonis 6 Tahun Penjara

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Dua terdakwa pengedar narkotika bernama Irawan Saputra dan Dian Pirnando, dengan barang bukti 11 bungkus sabu dengan berat keseluruhan 3,3 gram, oleh majelis hakim PN Palembang dihukum masing-masing enam tahun penjara.

Menurut majelis hakim PN Palembang diketuai Agnes Sinaga SH MH, Jumat (22/10) dalam pertimbangannya mengatakan bahwa kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana percobaan melakukan permufakatan jahat dalam jual beli narkotika.

“Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Agnes.

Untuk itu, majelis hakim menjatuhkan pidana kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan.

Putusan yang dijatuhkan tersebut diketahui lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Tri Agustina Amalia SH, saat persidangan sebelumnya menuntut agar keduanya dijatuhi pidana selama tujuh tahun penjara.

Terdakwa yang dihadirkan secara virtual mengatakan terima terhadap putysan tersebut, sementara penuntut umum menyatakan pikir-pikir.

Dalam dakwaan JPU dijelaskan, bermula saat Tim Satres Narkoba Polrestabes Palembang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah kontrakan yang beralamat di Jl Swadaya, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang sering ada 2 orang yang sering melakukan transaksi narkotika

Kemudian Tim Satresnarkoba Poltabes Palembang langsung melakukan penyelidikan dan pengerbakan ke alamat tersebut.

Saat dilakukan penggerebekan dan penangkapan terdakwa satu dan terdakwa dua sedang duduk
di ruang tamu dan di hadapan mereka ditemukan barang bukti 1 bungkus kotak rokok sampoerna dan didalamnya terdapat 11 bungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik Bening,dan sebuah timbangan satu buah timbangan digital,

Saat diinterogasi, kedua terdakwa mengakui bahwa barang bukti tersebut milik SDR IIN (DPO) yang mereka beli seharga Rp1 juta. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya