oleh

Dua Pengedar Sabu ini Dituntut 7 Tahun Penjara

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Dua pengedar sebelas paket sabu bernama Irawan Saputra serta Dian Pirnando hanya bisa terdiam saat penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang Tri Agustina mengganjar keduanya dengan tuntutan pidana 7 tahun penjara.

Menurut Tri Agustina dalam sidang yang digelar, Rabu (13/10) dalam tuntutannya menjelaskan bahwa keduanya terbukti melakukan pemufakatan jahat menjadi peratara dalan bisnis narkotika dengan barang bukti sebelas paket sabu dengan berat keseluruhan 3,33 gram.

Oleh karena itu para terdakwa yang dihadirkan secara virtual di hadapan majelis hakim PN Palembang diketuai Agnes Sinaga SH MH, sebagaimana diatur melanggar Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada para terdakwa masing-masing selama tujuh tahun, denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan,” tegas JPU Tri saat bacakan tuntutan.

Atas tututan itu, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya akan segera menyusun nota pembelaan (pledoi) secara tertulis, yang akan dibacakan pada persidangan selanjutnya.

Dalam dakwaan singkat JPU, pada Hari  Kamis tanggal 17 Juni 2021, Tim satres narkoba Poltabes Palembang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah kontrakan yang beralamat di Jl Swadaya, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang sering ada 2 orang yang sering ternsaksi narkotika

Kemudian Tim Satresnarkoba Poltabes Palembang langsung melakukan penyelidikan dan pengerbakan  ke alamat tersebut. Saat dilakukan penggeledahan dan penangkapan kedua terdakwa saat itu sedang duduk di ruang tamu dan dihadapan mereka ditemukan barang bukti 1 bungkus kotak rokok sampoerna dan di dalamnya terdapat 11  bungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening,dan sebuah timbangan satu buah  timbangan digital.

Saat diinterogasi, kedua terdakwa mengakui bahwa barang bukti tersebut milik Iin (DPO) yang mereka beli seharga Rp1 juta. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya