oleh

Dua Penggali Kubur jadi DPO Jatanras Polda Sumsel

-Headline-286 views

SUMEKS.CO – Polisi telah menetapkan dua tersangka Yudi (40) dan Yas (26) dalam kasus pembunuhan terhadap korban Apriyanita (50) yang ditemukan dikubur dan dicor semen dengan cara tidak wajar di TPU Kandang Kawat setelah dilaporkan menghilang dan diculik.

Kini tim penyidik Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel juga menetapkan dua pelaku lagi sebagai DPO yang saat ini masih dalam pengejaran. Polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Kijang Innova Reborn warna hitam nopol B 1559 FIS, cangkul, linggis ukuran besar dan Hp milik korban.

Dua pelaku tersebut diduga ikut serta membawa dan menguburkan korban di TPU Kandang Kawat. Kedua pelaku yang DPO itu yakni berinisial Np alias Ac (57) dan Am (40) yang merupakan tukang gali kubur TPU Kandang Kawat.

Salah satu pelaku berinisial Np alias Ac merupakan paman dari tersangka Yudi yang saat ini sudah diamankan. Tersangka Yudi juga mengajak Np untuk membunuh korban. Np juga yang memberikan tali tambang kepada tersangka Ilyas untuk menjerat leher korban saat berada di dalam mobil.

“Np itu mamang aku Pak. Aku memang ngajak dio untuk bantu membunuh dan ngubur korban di Kandang Kawat kareno dio tukang gali kubur di sano,” ungkap tersangka Yudi.

Setelah korban lemas setelah minum air mineral yng sudah dicampur obat tetes mata dan dijerat, korban kemudian dibawa oleh Ac dan Am turun dari mobil lalu dikuburkan secara tidak wajar.

“Dikasih upah Rp11 juta untuk bantu membunuh dan menguburkan korban. Setelah itu aku pegi antar mobil balik ke rental dan aku idak melok sampai korban dikubur,” katanya.

Keesokan harinya, tanggal 10 Oktober 2019 tersangka Yudi sempat ditelpon oleh Ac. “Mintak duit Rp1,3 juta untuk beli pedapuran (batu nisan) dan aku sempat ditunjukkan samo Mang Ac posisi tenpat korban dikubur,” tukas honorer PU ini.(dho)

Komentar

Berita Lainnya